14.307 Kendaraan Melintas, Didominasi Kendaraan Pribadi
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Hingga Kamis (27/3/2025) pukul 06.00 WIB, total 14.307 kendaraan tercatat melintas di jalur utama. Data traffic counting menunjukkan pergerakan kendaraan dari arah Jawa Tengah (Timur) mencapai 6.779 unit, sementara dari Jabodetabek (Barat) sebanyak 7.528 unit. Arus lalu lintas masih terpantau lancar, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, terutama kendaraan pribadi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Dadang, mengatakan bahwa kendaraan pribadi mendominasi pergerakan lalu lintas pagi ini. Dari total kendaraan yang melintas, 50,4% merupakan sepeda motor, sedangkan mobil pribadi mencapai 39,5%. Jika dirinci, jumlah kendaraan roda dua tercatat sebanyak 6.573 unit, sementara roda empat mencapai 7.736 unit.
“Kami terus memantau perkembangan arus kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi ini. Meskipun masih dalam kategori lancar, peningkatan volume kendaraan harus diantisipasi agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujarnya.
Meskipun arus lalu lintas terpantau lancar secara keseluruhan, kepadatan terjadi di beberapa titik yang menjadi jalur utama kendaraan pribadi. Jalan-jalan penghubung dari permukiman ke pusat kota mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama di persimpangan dan ruas jalan yang mengarah ke pusat kegiatan ekonomi.
Menurut Dadang, fenomena ini tidak lepas dari pola pergerakan masyarakat yang masih bergantung pada kendaraan pribadi.
“Kita bisa lihat bahwa mayoritas pengguna jalan masih mengandalkan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan lalu lintas,” katanya.
BACA JUGA: Kemenag Banjar Dirikan Posko Mudik-Balik Lebaran
Dadang juga menambahkan bahwa dominasi kendaraan pribadi berdampak pada peningkatan kepadatan di titik-titik tertentu, terutama di persimpangan yang belum dilengkapi sistem manajemen lalu lintas yang optimal.
“Kami terus berupaya mencari solusi, termasuk mendorong penggunaan transportasi publik agar kepadatan bisa berkurang,” tambahnya.
Meningkatnya volume kendaraan pribadi menunjukkan bahwa transportasi publik masih belum menjadi pilihan utama masyarakat. Banyak faktor yang memengaruhi hal ini, termasuk keterbatasan akses, kenyamanan, serta frekuensi layanan yang belum optimal. (Rini/infopriangan.com)

