180 Mahasiswa UIN Jakarta Mengabdi di Ciamis

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 180 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta melaksanakan Safari Dakwah ke-28 di Desa Bangunharja, Ciamis. Kegiatan yang digagas Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam ini bertujuan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui program sosial, kesehatan, dan pendidikan.

Salah satu agenda utama adalah pemeriksaan kesehatan dan donor darah. Warga Desa Bangunharja sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kepala Desa Bangunharja, Carikin, menyatakan bahwa masyarakat merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang diadakan mahasiswa.

“Kegiatan ini membuktikan kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan mendesak warga desa,” ujarnya.

Berbeda dengan program formal seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), Safari Dakwah ini sepenuhnya digagas secara mandiri oleh mahasiswa. Koordinator kegiatan mengungkapkan, seluruh anggaran berasal dari iuran mahasiswa.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak harus bergantung pada kampus untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini meliputi berbagai program, seperti pengajaran anak-anak, penyuluhan kesehatan, dan aktivitas keagamaan. Semua dirancang dengan tujuan memberikan manfaat langsung bagi warga desa. Seorang warga mengaku bersyukur atas penyuluhan yang diterimanya.

“Kami belajar banyak, dari cara menjaga kesehatan hingga mendidik anak,” katanya.

Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, yang hadir memantau kegiatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, Safari Dakwah bukan sekadar membantu masyarakat, tetapi juga menciptakan hubungan emosional yang kuat antara mahasiswa dan warga.

“Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara langsung, tetapi juga membangun tradisi baik di tengah masyarakat,” ungkap Nanang.

Nanang juga menyebut, pendekatan mahasiswa yang ramah dan penuh energi positif menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan ini. Ia berharap program seperti ini bisa menjadi agenda rutin di Ciamis.

“Pendekatan mahasiswa yang humanis seperti ini sangat dihargai oleh warga. Jangan sampai kegiatan seperti ini terhenti karena masalah pendanaan,” tegasnya.

Kepala Desa Bangunharja berharap ada kerja sama yang lebih erat antara desanya dan UIN Jakarta. Ia melihat program ini sebagai contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.

“Kami ingin kemitraan ini terus berlanjut, bahkan dengan skala yang lebih besar,” harapnya.

Meski banyak apresiasi, tantangan terbesar dari program ini adalah pendanaan. Koordinator kegiatan mengungkapkan, semua biaya ditanggung mahasiswa sendiri, yang tentu memiliki keterbatasan. Ia berharap ada sinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan dampak program ini.

Safari Dakwah ke-28 membuktikan bahwa mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan. Dengan pendekatan sederhana tetapi penuh makna, kegiatan ini berhasil menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat. Selain menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, program ini juga mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya empati dan kerja sama dalam membangun masyarakat.

Program ini juga menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu memerlukan anggaran besar. Yang lebih penting adalah niat tulus, kreativitas, dan keberanian untuk memulai perubahan, sekecil apa pun itu. Dengan kemitraan yang lebih luas antara kampus, masyarakat, dan pemerintah daerah, Safari Dakwah diharapkan menjadi contoh keberhasilan kolaborasi yang nyata.

BACA JUGA: Pemkab Ciamis Perketat Implementasi KTR

Ketua DPRD Ciamis mengingatkan bahwa pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung program-program bermanfaat seperti ini.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap inisiatif yang memberikan dampak besar bagi masyarakat. Pemerintah harus ikut mendukung,” katanya.

Safari Dakwah UIN Jakarta di Desa Bangunharja bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi sebuah bentuk pengabdian yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu membawa perubahan yang berarti, sekaligus menjadi inspirasi bagi semua pihak. (Sari/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan