6.343 Honorer Garut Ikuti Seleksi PPPK di Tasikmalaya

infopriangan.com, BERITA GARUT, Sebanyak 6.343 tenaga honorer di Kabupaten Garut mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pelaksanaan seleksi ini berlangsung di Alfath Building Centre, Kota Tasikmalaya, mulai 10 hingga 16 Desember 2024.

Salah seorang pejabat di Pemkab Garut mengungkapkan bahwa seleksi kali ini menjadi momen penting bagi para honorer.

“Jumlah pelamar memang sangat banyak, tetapi kuota yang tersedia hanya 1.600 formasi,” katanya.

Kuota tersebut dialokasikan untuk tiga bidang, yaitu kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis.

Menurut pejabat tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memastikan proses seleksi berjalan dengan adil dan transparan.

“Kami akan menilai berdasarkan kompetensi dan kualifikasi pelamar. Ini penting agar mereka yang lolos seleksi benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa formasi yang tersedia merupakan hasil analisis kebutuhan daerah yang mendalam.

“Kita tidak hanya melihat jumlah, tetapi juga memastikan bahwa formasi yang diisi bisa memberikan dampak positif pada pelayanan publik di Garut,” jelasnya.

Meski kesempatan ini mendapatkan antusias, beberapa peserta mengaku merasa gugup karena persaingan yang sangat ketat. Seorang guru honorer, Lina (35), mengungkapkan bahwa ia sudah mempersiapkan diri selama beberapa bulan terakhir.

“Saya belajar setiap hari dan mengikuti simulasi ujian online. Semoga usaha saya membuahkan hasil,” tuturnya.

Arif (40) seorang tenaga kesehatan honores mengungkapkan hal serupa. Ia berharap seleksi ini menjadi awal dari pengakuan terhadap dedikasi honorer selama bertahun-tahun.

“Kami sudah mengabdi lama, semoga kali ini bisa mendapatkan hasil yang baik,” katanya.

Namun, tidak sedikit peserta yang mengeluhkan jarak lokasi tes dari Garut ke Tasikmalaya. Seperti halnya yang di ungkapkan salah seorang peserta yang tidak ingin menyebutkan namanya mengatakan bahwa perjalanan ke Tasikmalaya cukup melelahkan.

“Saya harus berangkat pagi-pagi sekali. Ini sedikit merepotkan, tetapi tetap saya jalani demi masa depan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap seleksi ini dapat menghasilkan tenaga kerja yang profesional dan mampu mendukung pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa hasil seleksi ini sesuai dengan kebutuhan daerah, baik di sektor kesehatan, pendidikan, maupun teknis,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi ini dalam mendukung program pemerintah pusat.

“Ini bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga profesional,” ungkapnya.

BACA JUGA: Polres Tasikmalaya Gelar Patroli Malam

Seleksi PPPK di Kabupaten Garut tahun ini menjadi tantangan besar bagi para tenaga honorer. Dengan kuota yang terbatas, mereka harus bersaing secara kompetitif untuk memperoleh posisi yang diinginkan. Meski begitu, pemerintah menjamin proses seleksi ini berjalan sesuai prosedur dan prinsip keadilan.

Bagi peserta, seleksi ini bukan sekadar tes, tetapi juga peluang untuk mendapatkan pengakuan atas pengabdian mereka selama ini.

“Saya hanya bisa berharap dan berdoa agar usaha saya tidak sia-sia,” pungkasnya. (Liklik Sumpena/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan