Pembangunan TPT di Langkapsari di Soal Warga
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Proyek pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) di Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, yang bersumber dari angaran Dana Desa (DD) Tahap tiga Tahun 2020 disoal warga.
Pasalnya warga menilai proyek di jalan bhayangkara, Dusun Cikuya, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar tersebut, yang menelan anggaran Rp 30.789.000, dianggap terlalu besar nilainya. Dengan, hanya menghasilkan bangunan sepanjang 18 meter dan tinggi dua meter disertai galian pondasi. Minggu, (13/12/20).

Menurut Dianopa, salah satu warga Dusun Karanganyar, Desa Langkapsari mengatakan, pembangunan TPT tersebut patut di pertanyakan dan di duga terdapat kesalahan dalam penggunaan anggaran.
“Inilah yang menjadi pertanyaan masyarakat, di takutkan ada kelebihan anggaran jadi saya meminta kepada Pemerintah Desa agar bisa transparan kepada publik terkait hal ini,” ujarnya.
Lanjut Dianopa, dirinya mengaku sebelumnya pada saat menghadiri pertemuan yang dilakukan di kantor Desa beberapa waktu lalu, dalam perencanaan pembangunan TPT tersebut pemerintah Desa hanya dianggarkan sekitar Rp.16.000.000 saja.
“Kami mulai bingung juga kaget ko dalam pagu anggaran bisa menjadi Rp 30.000.000, itu kan aneh,” tegasnya.
Dianova juga menambahkan sebenarnya pihak nya beserta warga lain akan mengadakan audiensi ke kantor Desa, untuk meminta kejelasan kepada PJS Kepala Desa mengenai hal tersebut. Namun, karena saat ini sedang masa pandemi covid-19 serta menjelang Pilkades rencana tersebut pun batal di gelar.
“Jadi jangan sampai kepala Desa yang terpilih nanti mewarisi masalah ini, karena nantinya jika sudah ada kades definitif otomatis Pjs akan pergi,” imbuhnya.
Sementara itu kasi Ekonomi dan pembangunan (Ekbang), Desa Langkapaari, Deni Setiawan mengatakan, untuk perhitungan secara teknis dan gambar pembangunan TPT dirinya mengklaim sudah sesuai spek dengan melibatkan unsur TPK lokal sesuai hitungan Dinas Binamarga Kabupaten Ciamis.
“Silahkan jika ada masyarakat yang ingin tau tentang pembangunan TPT, datang ke kantor Desa, saya siap untuk menjawab dan memberi keterangan secara teknisi,” pungkasnya. (Rizky/IP)

