Pasca Pilkada, Pangandaran Gelar Diskusi Publik
infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pilkada Pangandaran 2020 yang sudah selesai dilaksanakan dan harus menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Hal itu disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, dalam Diskusi Publik yang digelar di Kedai Innovative Sabtu, (13/2/2020).
Diskusi diselenggarakan Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Pangandaran tentang Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah 2020.
“Proses dan tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 menghabiskan anggaran 30,2 Miliar ditambah lagi dengan penambahan anggaran untuk penyelesaian sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) senilai Rp. 900 Juta,” kata Muhtadin.
Untuk itu Muhtadin mengajak peran aktif masyarakat untuk membangun Kabupaten Pangandaran kedepan.
“Terkait persoalan sengketa Pilkada Pangandaran 2020, Muhtadin menjelaskan masih menunggu tahapan dan proses yang dilakukan Mahkamah Konstitusi. Apapun keputusan dikemudian hari yang akan diterima dari hasil proses persidangan, KPU dan Bawaslu akan melaksanakannya,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Ketua MASIKA ICMI Orda Pangandaran Ani Ramayanti mengatakan, persoalan evaluasi Pilkada 2020 menjadi bahasan yang serius dan penting untuk mengingat tahapan pilkada di Kabupaten Pangandaran akan segera selesai.
“Saat ini tahapan sudah terselenggarakan meskipun ada beberapa proses yang masih berlangsung. Penyelenggaraan evaluasi Pilkada harus menjadi ujung tombak yang baik untuk pelaksanaan di Pilkada yang akan datang. Kedepan Pilkada di Pangandaran ditentukan oleh kaum milenial saat ini,” pungkasnya. (Iwan Mulyadi/IP)
