Baru Sebatas Komunikasi, Kepala DPMPTSP Upaya Datangkan Investor ke Kota Banjar
infopriangan.com, BERITA BANJAR.
Seusai di Lantik sebagai kepala DPMPTSP kota Banjar, Mamat Rahmat memikul tanggung jawab yang tidaklah mudah. Seperti yang di utarakan oleh PJ Walikota Banjar saat malam pelantikan, Rabu, 8 Mei 2024, yang bertempat di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat.
Seusai pelantikan kepada awak media mengatakan bahwa PJ Walikota Banjar mengharapkan agar Kepala DPMPTSP yang Baru Mamat Rahmat bisa membawa investor ke Kota Banjar sebanyak banyaknya, selain untuk membuka lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi angka pengangguran, termasuk bisa mengangkat perekonomian di Kota Banjar.
Mendapat mandat dan tugas yang di bebankan, selaku kepala DPMPTSP Kota Banjar, Mamat Rahmat menjawab dengan bijak dan akan bekerja semaksimal mungkin dan tentunya mencoba beradaptasi dengan lingkungan tempat dia bertugas sekaligus membangun komunikasi dengan seluruh jajaran staf DPMPTSP Kota Banjar.
“Saya akan tetap berupaya dan mencoba berkordinasi dengan kawan kawan yang ada di internal DPMPTSP bagaimana caranya membawa investor ke Kota Banjar, termasuk kerjasama juga dengan para pengusaha yang ada di Kota Banjar,” ujar Mamat Rahmat. Sabtu, (11/05/2024).
Mamat Rahmat juga menjelaskan, untuk bisa mendatangkan investor selain membangun komunikasi dengan para staf jajaran DPMPTSP, sebagai langkah strategi nya sejauh ini dirinya sudah mencoba membuka komunikasi dengan jajaran eksekutif dan juga para pengusaha yang ada di Kota Banjar.
“Sebagai langkah awal, saya sudah mencoba membuka komunikasi dengan jajaran eksekutif dan juga para pengusaha di kota Banjar, tapi belum secara signifikan, baru sebatas membangun komunikasi,” jelasnya.
Lanjut Mamat ada beberapa Kendala yang membuat para investor kurang berminat untuk membuka usaha di Kota Banjar, dan tidak di pungkiri itu yang harus sama sama di benahi agar para investor tertarik dan berminat menanamkan modal dan membuka usah di Kota Banjar.
“Secara geografis Kota Banjar itu sangat mendukung, akan tetapi para pengusaha dari luar memperhitungkan keramaian, tentunya itu harus di perhitungan terkait keramaian,” ungkapnya.
Mamat juga menyoroti terkait kondusifitas daerah, ia mengatakan bawah berarti Kota Banjar tidak kondusif, tapi perlu nya kerjasama dengan kawan kawan di external, memberikan jaminan keamanan, kenyamanan, bagaimana agar para investor merasa nyaman dan aman.
“Perlunya kerjasama dengan kawan kawan external terkait jaminan keamanan, kenyamanan, sehingga para investor memiliki pandangan bahasa Kota Banjar memang layak untuk di tempati,” ungkapnya lagi.
BACA JUGA: 352 Calon PPK Lolos CAT Berlanjut Tes Wawancara
Disinggung terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Sebagai kepala DPMPTSP yang baru di Lantik,sejauh ini menurut nya Ia sudah menjalin komunikasi dengan Dinas terkait dalam hal proses RTRW dan semua berjalan sesuai yang di harapkan.
“Karen saya baru di Lantik, insyaallah nanti kita kan coba komunikasi kembali, mungkin di jam kerja lah,” pungkasnya. (Johan/IP)

