Menteri ATR BPN Bahas PSN bersama DPD RI di Jakarta
infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, pada Kamis (28/11/2024) menghadiri pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Gedung B DPD RI, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas perkembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian ATR/BPN.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari dialog antara kementerian dan lembaga negara lainnya.
“Menteri Nusron akan didampingi oleh Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal terkait di ATR/BPN,” ungkap Harison.
Harison menambahkan bahwa diskusi ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan DPD RI, khususnya Badan Akuntabilitas Publik.
Salah satu topik utama yang akan dibahas adalah beberapa PSN yang menjadi perhatian publik, seperti proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dan program food estate di Merauke. Harison menjelaskan bahwa untuk bisa masuk dalam daftar PSN, proyek-proyek tersebut harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian ATR/BPN.
“Proses ini berkaitan erat dengan Rencana Tata Ruang dan penggunaan lahan,” tambahnya. Kamis, (28/11/2024).
Selain itu, Harison juga mengungkapkan bahwa kementerian tengah melakukan kajian mendalam terhadap usulan-usulan PSN baru. Kajian ini dilakukan untuk memastikan bahwa proyek-proyek yang diajukan sesuai dengan tata ruang wilayah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara.
“Kami tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek tersebut, apakah sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional,” katanya.
Pertemuan dengan DPD RI ini merupakan bagian dari upaya kementerian untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program PSN.
Harison menyebut bahwa DPD RI, sebagai lembaga negara, memiliki peran penting dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi program-program strategis.
“Kami menyambut baik undangan dari DPD RI karena ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menteri Nusron sendiri diperkirakan akan memaparkan capaian terkini dari kementerian, termasuk progres sejumlah proyek strategis yang sudah berjalan. Beberapa poin yang mungkin akan disampaikan adalah status legalitas lahan untuk proyek PSN, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta solusi yang dirumuskan oleh kementerian.
BACA JUGA: Upaya Pemerintah dan Masyarakat Cegah Inflasi Ciamis
Harison menegaskan bahwa kementerian terbuka terhadap masukan dari DPD RI maupun masyarakat luas.
“Kami ingin memastikan bahwa program PSN benar-benar bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Jika ada kritik atau saran, kami sangat menghargainya,” ucapnya.
Pada akhirnya, pertemuan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memastikan keberhasilan Proyek Strategis Nasional. Dengan adanya kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan DPD RI, proses pembangunan diharapkan berjalan lebih terarah dan transparan. Seperti yang disampaikan Harison. “Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu mendorong kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Redaksi/infopriangan.com)

