Pengendara Motor Luka Serius dalam Kecelakaan
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Sebuah kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Kapten Jamhur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat. Jumat, (03/01/2025) malam.
Kejadian nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 23.10 WIB dan menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian kepala. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit setelah mendapatkan pertolongan awal dari petugas PMI Kota Banjar.
Rudi, salah seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan bahwa dirinya mendengar suara benturan keras dari arah jalan. Saat itu, ia sedang duduk di sebuah warung kecil di tepi jalan.
“Saya waktu itu lagi duduk di warung, tiba-tiba ada suara motor jatuh keras sekali. Saya langsung keluar buat lihat ke jalan,” ujar Rudi kepada wartawan.
Setelah bergegas menuju sumber suara, Rudi menemukan seorang pria sudah tergeletak di tengah jalan bersama sepeda motornya. Menurutnya, korban kemungkinan terpental beberapa meter akibat benturan keras saat terjatuh.
“Saya lihat korban sudah tergeletak di tengah jalan, motornya juga jatuh nggak jauh dari dia. Saya nggak berani sentuh korban, cuma motor aja yang saya geser biar nggak mengganggu pengendara lain,” jelasnya.
Tidak lama setelah itu, warga sekitar mulai berdatangan ke lokasi kejadian. Mereka mencoba memberikan bantuan seadanya sambil menunggu petugas medis datang. Petugas PMI Kota Banjar tiba beberapa menit kemudian dan langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum membawanya ke rumah sakit terdekat.
Menurut Rudi, kecelakaan itu kemungkinan disebabkan oleh kondisi jalan yang bergelombang di sekitar perlintasan kereta api. Ia menduga korban melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan kehilangan kendali saat melewati area tersebut.
“Di bagian rel kereta itu memang jalannya agak bergelombang. Kalau bawa motor dengan kecepatan tinggi, bisa saja motor sedikit terbang dan susah dikendalikan. Mungkin itu yang terjadi sama korban,” tambah Rudi.
Warga lain yang turut membantu di lokasi kejadian juga menyebutkan bahwa korban mengalami luka serius di bagian kepala. Darah terlihat mengalir dari luka yang cukup dalam.
“Kelihatannya korban mengalami benturan di kepala cukup keras. Ada darah yang keluar dari kepalanya,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.
Berdasarkan informasi dari warga di lokasi, korban diketahui merupakan warga Sumanding, Kelurahan Mekarsari. Namun, identitas lengkap korban belum sepenuhnya dipastikan saat kejadian berlangsung.
Tidak lama setelah korban dibawa ke rumah sakit, pihak kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kota Banjar tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi segera mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di sekitar area kecelakaan.
Seorang petugas kepolisian yang menangani kejadian tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Kami akan memeriksa kondisi jalan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” ujar petugas tersebut.
Ia juga mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama pada malam hari ketika visibilitas berkurang.
“Kami mengingatkan agar pengendara lebih berhati-hati, terutama di titik-titik rawan seperti perlintasan rel kereta api. Kecepatan kendaraan harus dikontrol untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Kecelakaan tunggal seperti ini bukan kali pertama terjadi di area tersebut. Beberapa pengendara sebelumnya juga dilaporkan mengalami kejadian serupa akibat kondisi jalan yang tidak rata di sekitar rel kereta api.
BACA JUGA: Bripka Anditya Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai
Sementara itu, kondisi korban saat ini masih dalam penanganan tim medis di rumah sakit. Pihak keluarga korban pun telah dihubungi oleh pihak berwenang untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban.
Insiden ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi jalan, terutama di malam hari dan di titik-titik rawan kecelakaan. Polisi berencana akan meningkatkan patroli dan pemasangan tanda peringatan di lokasi rawan untuk meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang. (Johan/infopriangan.com)

