SMPN 1 Lumbung Bentuk Karakter Siswa lewat Ramadan
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. SMPN 1 Lumbung menggelar Pesantren Ramadan untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi siswa, sekaligus menanamkan kebiasaan baik yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMPN 1 Lumbung, Tatang, menegaskan bahwa pesantren Ramadan di sekolahnya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang ibadah, tidak hanya sebatas kewajiban ritual, tetapi juga bagaimana ibadah dapat membentuk karakter pribadi yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia.
“Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan siswa tentang pentingnya salat dan tadarus Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan sosial dalam kehidupan mereka,” ujar Tatang. Jum’at. (07/03/2025).
Dalam pesantren Ramadan ini, para siswa mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari ceramah agama, diskusi keislaman, hingga praktik ibadah harian yang lebih terarah. Mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga kesempatan untuk mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan nyata.
Salah satu kegiatan yang mendapat respons positif adalah sesi diskusi keislaman yang menghadirkan pemateri dari kalangan ustaz dan guru agama. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk berdialog secara terbuka tentang berbagai isu keislaman yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Tidak hanya itu, pesantren Ramadan juga diisi dengan kegiatan sosial. Para siswa diajak untuk berbagi dengan sesama melalui program santunan bagi kaum dhuafa. Mereka dilibatkan secara langsung dalam proses penggalangan dana dan penyaluran bantuan, sehingga bisa merasakan bagaimana indahnya berbagi dan peduli terhadap orang lain.
Salah satu siswa yang mengikuti kegiatan ini mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga. Ia merasa bahwa pesantren Ramadan memberikan pengalaman baru dalam memahami Islam, bukan hanya sebagai agama yang mengatur ibadah, tetapi juga sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami jadi lebih memahami pentingnya beribadah dengan benar dan menjalani Ramadan dengan penuh makna,” tuturnya.
Banyak siswa lain yang juga mengaku merasakan manfaat dari kegiatan ini. Mereka mengatakan bahwa melalui pesantren Ramadan, mereka lebih disiplin dalam menjalankan ibadah dan lebih menghargai nilai kebersamaan serta kepedulian sosial.
Tatang menegaskan bahwa tujuan utama dari pesantren Ramadan ini bukan hanya meningkatkan pemahaman keislaman siswa selama bulan Ramadan, tetapi juga membangun kebiasaan baik yang bisa bertahan dalam jangka panjang. Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini dapat terus diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah Ramadan berakhir.
BACA JUGA: Asep Noordin: Pejabat Pangandaran Harus Punya Mindset Pengusaha
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana siswa menjadi lebih religius selama Ramadan, tetapi bagaimana mereka bisa terus mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari,” ujarnya.
Pesantren Ramadan di SMPN 1 Lumbung menjadi bukti bahwa pendidikan karakter bisa diterapkan melalui berbagai metode, termasuk melalui pendekatan keagamaan. Dengan kegiatan ini, sekolah tidak hanya mendidik siswa agar cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral yang kuat dan kepedulian sosial yang tinggi.
Melalui program ini, SMPN 1 Lumbung menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas ruang kelas, tetapi juga bisa diwujudkan dalam pengalaman nyata yang membentuk karakter dan kepribadian siswa. (Rini/infopriangan.com)

