PPNI Pangandaran Berbagi Takjil, Bukti Kepedulian
infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pangandaran menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan membagikan ratusan takjil gratis bagi pengguna jalan. Aksi ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 PPNI dan bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Kegiatan berlangsung di jalur wisata Pantai Pangandaran, tepatnya di depan Hotel Aston, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, pada Jumat, 14 Maret 2025. Para perawat dengan seragam kebanggaan mereka tampak antusias membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Pangandaran, H. Agus Maliana, S.Kep., Ners, M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian perawat terhadap masyarakat. Menurutnya, profesi perawat tidak hanya terbatas pada tugas di rumah sakit atau fasilitas kesehatan, tetapi juga memiliki peran sosial di tengah masyarakat.
“Pada dasarnya, perawat adalah pelayan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran kami tidak hanya di ruang perawatan, tetapi juga dalam aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Agus.
Bukan Sekadar Bagi-Bagi Takjil
Selain membagikan takjil, peringatan HUT PPNI di Pangandaran juga diisi dengan acara buka puasa bersama. Agus menjelaskan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang, sekaligus menjadi motivasi bagi perawat untuk terus meningkatkan pelayanan dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak pengendara yang melintas mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi inisiatif para perawat. Seorang pengendara motor, Rahmat (32), mengaku senang mendapatkan takjil gratis di tengah perjalanannya.
“Saya tadi terburu-buru pulang dan belum sempat membeli makanan untuk berbuka. Alhamdulillah ada pembagian takjil ini, sangat membantu,” kata Rahmat.
Membangun Citra Positif Profesi Perawat
PPNI Pangandaran tidak hanya ingin membantu pengguna jalan yang sedang berpuasa, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa profesi perawat memiliki peran lebih luas di masyarakat. Menurut Agus, selama ini banyak yang menganggap perawat hanya bekerja di rumah sakit, padahal mereka juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin mengubah persepsi bahwa perawat hanya bertugas di rumah sakit. Kami juga bagian dari masyarakat dan siap membantu dalam berbagai kondisi,” jelasnya.
Tidak bisa dimungkiri, profesi perawat sering kali menghadapi tantangan, mulai dari beban kerja yang tinggi hingga apresiasi yang kurang maksimal. Namun, aksi sosial seperti ini bisa menjadi cara efektif untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Tenaga Kesehatan
Kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga memiliki dampak positif bagi masyarakat dan tenaga kesehatan sendiri. Bagi masyarakat, aksi ini menjadi contoh nyata bahwa tenaga kesehatan memiliki kepedulian di luar tugas profesional mereka.
BACA JUGA: SMAN 1 Ciamis Lanjutkan Tradisi Berbagi Ramadan
Sementara bagi para perawat, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa profesi mereka bukan hanya soal keterampilan medis, tetapi juga soal empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, PPNI Pangandaran terus berkomitmen untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang kesehatan tetapi juga dalam berbagai aksi sosial,” pungkas Agus.
Melalui aksi sederhana ini, PPNI Pangandaran telah membuktikan bahwa perawat bukan sekadar tenaga medis, tetapi juga bagian dari masyarakat yang siap berkontribusi untuk kebaikan bersama. (KMP/infopriangan.com)


