Berita Pangandaran

Jamu Cegah Corona di Pangandaran Laris Manis

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Untuk cegah penularan Virus Corona, Narti, 59, warga Dusun Cikangkung, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran berhasil meracik jamu tradisional pencegah Corona. Jamu racikanya itu terjual laris manis.

“Setelah ramai adanya penularan Virus Corona, saya kini memperbanyak racikan jamu tradisional pencegah Corona,” kata Narti.

Narti menambahkan, jamu hasil racikan dirinya disebut jamu pencegah Corona karena bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

“Ramuan tersebut terdiri dari kayu manis, jahe emprit, kunyit, jahe merah, serai dan temulawak,” tambahnya.

Usaha jualan jamu racikan tradisional sudah ditekuni Narti sejak tahun 1972 dengan cara berkeliling ke perkampungan di Pangandaran.

“Saya ini memproduksi jamu setiap pagi jam 03.00 WIB dan dijual pagi mulai jam 06.00 WIB berkeliling perkampungan,” papar Narti.

Sebelum ramai penyebaran Virus Corona, Narti hanya memproduksi jamu untuk dijual ke konsumen dengan persediaan 15 liter setiap hari.

“Sekarang saya setiap hari memproduksi racikan jamu tradisional untuk dijual sebanyak 20 liter,” jelasnya.

Jamu racikan tradisional pencegah Corona dijual Narti per gelas dengan harga Rp4000.

“Sejak Virus Corona jadi perbincangan, karena permintaan jamu racikan tradisional pencegah Corona meningkat dari konsumen harga jualnya naik jadi Rp7000 per gelas,” terangnya. (Iwan Mulyadi/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *