Bripda Diki Bangga Tampil di Rampak Kendang TNI-Polri
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 di Kota Banjar tahun ini menjadi momentum yang membanggakan bagi Bripda Diki Permana, anggota Polres Banjar. Ia terlibat langsung dalam penampilan Rampak Kendang yang memadukan sinergi antara TNI dan Polri, sekaligus menyuguhkan pertunjukan budaya yang menghibur masyarakat.
Pertunjukan Rampak Kendang tersebut berhasil memukau para tamu undangan dan warga yang hadir. Kesenian tradisional khas Sunda ini menampilkan irama kendang secara serempak oleh puluhan personel, menciptakan suasana meriah, energik, dan penuh semangat.
Bagi Bripda Diki, tampil dalam pertunjukan budaya seperti ini merupakan pengalaman baru yang sarat makna. Ia mengaku sangat terhormat bisa terlibat dalam kolaborasi seni bersama rekan-rekan TNI.
“Saya merasa sangat bangga bisa tampil dalam Rampak Kendang bersama saudara-saudara dari TNI. Ini bukan sekadar penampilan seni, tapi simbol kekompakan dan kebersamaan kami dalam menjaga negeri,” ujar Diki usai acara. Selasa, (01/07/2025).
Diki juga menambahkan bahwa proses latihan selama beberapa minggu menjadi kesempatan berharga untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara personel TNI dan Polri. Menurutnya, momen seperti ini jarang terjadi dalam rutinitas tugas harian.
Bripda Diki menyampaikan, dirinya merasa semakin memahami arti penting kerja sama dan kebersamaan, bukan hanya saat bertugas di lapangan, tetapi juga saat tampil dalam kesenian bersama.
“Kami banyak belajar, bukan hanya soal irama dan gerakan, tapi juga tentang saling mendukung, memahami ritme satu sama lain, dan menjaga kekompakan,” tambahnya.
Menurut Diki, kegiatan ini juga memberinya ruang untuk menyalurkan bakat di bidang seni musik tradisional. Ia mengaku tak menyangka terpilih menjadi salah satu personel yang mewakili Polres Banjar dalam pertunjukan yang sangat spesial ini.
“Bangga tentunya, ini di luar dugaan ketika saya ditunjuk menjadi salah satu personel Rampak Kendang di perayaan HUT Bhayangkara. Saya menikmati setiap prosesnya,” ungkapnya.
Kegiatan seni ini bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi media edukatif yang memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas. Selain itu, pertunjukan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan Polri sebagai pilar keamanan negara.
Rampak Kendang sendiri merupakan salah satu warisan budaya Sunda yang mengandalkan kekompakan dalam memainkan kendang secara bersama-sama. Irama yang kompak dan harmonis mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama, nilai yang sejalan dengan semangat kerja tim di institusi keamanan.
BACA JUGA: Gaji Perdana 1.027 P3K Banjar Masih Tertunda
Kegiatan peringatan HUT Bhayangkara di Kota Banjar tahun ini memang dikemas secara meriah dan menyentuh berbagai aspek, termasuk seni budaya. Kehadiran pertunjukan kolaboratif ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri dan TNI kepada masyarakat.
Masyarakat yang hadir pun menyambut antusias penampilan Rampak Kendang. Mereka merasa bangga melihat aparat keamanan tidak hanya menunjukkan profesionalisme dalam bertugas, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah.
Dengan tampil di panggung budaya, Bripda Diki dan rekan-rekannya berhasil menunjukkan bahwa menjaga negeri bukan hanya lewat senjata, tetapi juga dengan semangat kebersamaan, seni, dan budaya. Hal ini menjadi pesan kuat bahwa aparat keamanan juga bagian dari masyarakat yang mencintai tradisi dan menjunjung tinggi nilai-nilai lokal. (Johan, infopriangan.com)

