Berita Nasional

ASN Muda ATR BPN Didorong Transformasi Layanan

infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Shamy Ardian, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) muda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak transformasi pelayanan dan komunikasi publik di lingkungan ATR/BPN. Ia menilai, di tengah tuntutan keterbukaan informasi dan percepatan layanan, ASN muda dituntut tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang profesional dan beretika.

“ASN hari ini tidak cukup hanya bekerja baik, tetapi juga harus mampu menjelaskan kinerjanya kepada publik dengan cara yang benar,” kata Shamy Ardian.

Penegasan tersebut disampaikan Shamy Ardian saat memberikan kuliah umum kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ATR/BPN yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ATR/BPN, Cikeas, Jumat (12/12/2025). Ia memandang Latsar sebagai fondasi awal pembentukan karakter ASN yang berorientasi pada pelayanan publik dan akuntabilitas.

Shamy Ardian menjelaskan bahwa setiap ASN, tanpa terkecuali, merupakan representasi institusi di mata masyarakat. Menurutnya, sikap dan perilaku ASN dalam melayani publik akan langsung memengaruhi citra kementerian.

“Setiap ASN adalah komunikator instansi. Apa pun yang kita ucapkan dan lakukan akan mencerminkan jati diri ATR/BPN,” ujarnya.

Latsar tersebut diikuti oleh 318 peserta angkatan IX hingga XVI gelombang II Tahun 2025 yang berasal dari unit teknis Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah BPN, hingga Kantor Pertanahan di berbagai daerah. Keberagaman latar belakang peserta, menurut Shamy Ardian, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menyamakan standar pelayanan dan komunikasi publik di seluruh satuan kerja.

“Di sinilah pentingnya menyatukan visi, agar masyarakat merasakan kualitas pelayanan yang sama di mana pun berada,” ucapnya.

Dalam pemaparannya, Shamy Ardian menguraikan peran Biro Humas dan Protokol yang tidak hanya berkutat pada publikasi kegiatan seremonial, tetapi juga menyusun strategi komunikasi, menjalin hubungan dengan media, mengelola layanan informasi publik, serta mendukung pelaksanaan keprotokolan pimpinan. Ia menekankan bahwa ASN muda yang memiliki literasi digital tinggi harus mampu menjadi ujung tombak komunikasi kementerian, termasuk di media sosial.

“Media sosial bukan sekadar etalase, tetapi ruang dialog yang harus dikelola secara cerdas dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Khusus bagi ASN yang bertugas di Kantor Pertanahan, Shamy Ardian menekankan pentingnya empati dalam pelayanan karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat. Ia menilai kualitas pelayanan menjadi ukuran nyata keberhasilan reformasi birokrasi.

“Posisikan diri kita sebagai pemohon. Jika kita ingin dilayani dengan baik, maka itulah standar yang harus kita berikan,” katanya.

Ia juga mendorong penerapan strategi komunikasi kementerian seperti One Day, One News, One Day, One Information, dan One Satker, One Media. Strategi tersebut, lanjutnya, harus didukung dengan model komunikasi Paid, Earned, Shared, and Owned Media (PESO) agar informasi program dan kinerja ATR/BPN tersampaikan secara luas dan berimbang.

“Tanpa strategi yang jelas, informasi mudah tenggelam dan kepercayaan publik sulit dibangun,” ujarnya.

BACA JUGA: ASN Muda ATR BPN Diminta Jadi Penggerak Transformasi

Menutup paparannya, Shamy Ardian mengajak ASN muda untuk berani berinovasi dan berkontribusi aktif dalam membangun citra positif ATR/BPN. Ia menegaskan bahwa profesionalisme ASN muda akan menentukan wajah pelayanan publik ke depan.

“Pelayanan yang modern dan responsif hanya bisa lahir dari ASN yang berintegritas dan mau terus belajar,” pungkasnya. (Dena A Kurnia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *