Safari Pembangunan Cirebon Pastikan Proyek Tepat Sasaran

infopriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kabupaten Cirebon melaksanakan Safari Pembangunan di wilayah barat pada Selasa (16/12/2025) sebagai langkah memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai rencana dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Cirebon Imron bersama Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, dengan menyasar sejumlah proyek infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas publik.

Safari Pembangunan tersebut diawali dengan peninjauan pembangunan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon di Kecamatan Sumber. Pemerintah daerah menilai keberadaan kantor MUI memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Bupati Cirebon menegaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut harus mengedepankan kualitas dan fungsi.

“Bangunan ini harus betul-betul bermanfaat dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar Imron. Rabu, (17/12/2025).

Setelah dari Kecamatan Sumber, rombongan melanjutkan peninjauan proyek peningkatan Jalan Kepuh–Kedongdong di Kecamatan Palimanan. Pemerintah daerah memandang peningkatan jalan tersebut penting untuk memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi lokal. Imron menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

“Akses jalan yang baik akan mempermudah aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Safari kemudian berlanjut ke Kecamatan Gempol dengan agenda peninjauan revitalisasi SMPN 1 Gempol. Pemerintah daerah menilai peningkatan kualitas sarana pendidikan menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Bupati Cirebon menyatakan bahwa sekolah yang layak akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman.

“Sekolah harus menjadi tempat yang mendukung proses belajar mengajar secara optimal,” ucap Imron.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan ke Kecamatan Arjawinangun. Di wilayah ini, Bupati dan Wakil Bupati meninjau progres pembangunan Unit Transfusi Darah di RSUD Arjawinangun serta pembangunan kantor kecamatan. Pemerintah daerah menekankan bahwa fasilitas kesehatan harus memenuhi standar pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Layanan kesehatan tidak boleh setengah-setengah, kualitasnya harus dijaga,” tegas Imron.

Dari Arjawinangun, rombongan bergerak ke proyek rehabilitasi Puskesmas Panguragan dan peningkatan Jalan Arjawinangun–Suranenggala. Wakil Bupati Cirebon menilai proyek jalan tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan beberapa kawasan permukiman.

“Jalan ini menjadi urat nadi aktivitas warga, sehingga progresnya terus kami pantau,” kata Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus.

Safari Pembangunan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan SMPN 2 Gunungjati, shelter pedagang, serta taman parkir di kawasan Sumber. Pemerintah daerah menjelaskan bahwa shelter pedagang merupakan bagian dari proyek pembangunan pusat kuliner dan prasarana Expo Center Watubelah, yang ditujukan untuk menata pedagang agar lebih tertib dan aman. Jigus menyampaikan bahwa keberadaan shelter sangat membantu pedagang kecil.

“Shelter ini memberi ruang usaha yang lebih layak bagi pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan,” ujarnya.

Jigus mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemkab Cirebon telah membangun 26 shelter pedagang dari total rencana 41 shelter, sementara sisanya akan dilanjutkan pada tahun depan. Ia juga menjelaskan bahwa revitalisasi SMPN 2 Gunungjati meliputi rehabilitasi ruang kelas, perbaikan toilet, serta pembangunan gedung baru.

BACA JUGA: Ucu Syamsul Bahri Resmi Dilantik Kepala Dusun Cibubuhan

“Alhamdulillah, pekerjaan sudah selesai dan bisa segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” tuturnya.

Menurut Wakil Bupati, secara kasat mata kualitas bangunan dari proyek-proyek yang ditinjau sudah cukup baik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penilaian teknis secara detail tetap akan dilakukan oleh dinas terkait.

“Pengawasan tidak berhenti di sini, kualitas teknis tetap harus diuji agar hasilnya benar-benar sesuai harapan,” pungkas Jigus. (Pi Anggara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan