Subuh Tenang di Citanduy Berubah Jadi Tragedi

infopriangan.com, BERITA BANJAR. Suasana subuh yang semula tenang di sekitar Sungai Citanduy berubah menjadi mencekam setelah sebuah truk towing dilaporkan terjun ke sungai pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini tidak hanya mengejutkan warga, tetapi juga menyisakan kecemasan mendalam bagi keluarga korban yang hingga kini masih menunggu kepastian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi di aliran Sungai Citanduy yang melintasi wilayah Banjar. Warga sekitar yang mendengar kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk melihat situasi, sementara aparat gabungan segera melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.

Salah satu korban yang diduga terlibat dalam kejadian ini adalah Abdul Haris (43), warga Dusun Selatan Awi, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Informasi mengenai keterlibatan korban pertama kali diterima keluarga sekitar pukul 07.00 WIB melalui anak kedua korban, yang juga adik Abdul Haris.

Mendengar kabar tersebut, orang tua korban, H. Muslih, langsung bergegas menuju lokasi kejadian tanpa menunggu lama. Ia mengaku tidak bisa tinggal diam di rumah karena rasa cemas yang terus menghantui. Setibanya di lokasi, H. Muslih tampak menyusuri tepian sungai bersama warga dan petugas yang tengah melakukan pencarian.

“Saya datang ke sini untuk melihat langsung. Tidak menyangka anak saya bisa mengalami kejadian seperti ini,” ujar H. Muslih dengan suara bergetar.

Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut. Mereka tidak memiliki firasat sebelumnya bahwa Abdul Haris akan terlibat dalam musibah tersebut. Dalam kondisi penuh ketidakpastian, keluarga memilih menunggu perkembangan informasi dari petugas di lapangan.

H. Muslih juga menyampaikan bahwa perasaannya semakin tidak menentu setiap melihat arus sungai.

“Rasanya tidak tenang kalau hanya menunggu di rumah. Setiap riak air membuat saya semakin cemas. Saya berharap anak saya masih bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Selain Abdul Haris, korban lain yang disebut-sebut dalam peristiwa ini adalah Suwandi alias Opay (33), warga Karangnunggal. Namun hingga saat ini, kondisi kedua korban belum dapat dipastikan, sehingga menambah kekhawatiran keluarga dan warga sekitar.

Tim gabungan yang terdiri dari aparat setempat terus melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Citanduy. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus. Medan yang sulit serta derasnya aliran sungai menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Seorang petugas di lokasi menyampaikan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga ada kepastian mengenai kondisi korban. Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan pendataan serta mengumpulkan informasi dari saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui kronologi secara lengkap.

“Kami terus berupaya maksimal melakukan pencarian. Kondisi arus cukup deras, sehingga kami harus berhati-hati,” ujar salah satu petugas.

BACA JUGA: Truk Towing Masuk Sungai Citanduy, Sopir Hilang

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti truk towing tersebut terjun ke sungai masih dalam penyelidikan. Aparat masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak guna memastikan kronologi kejadian serta jumlah korban yang terlibat.

Sementara itu, suasana di lokasi kejadian masih dipenuhi warga yang menunggu kabar terbaru. Di tengah ketegangan dan harapan, keluarga korban hanya bisa berdoa agar orang yang mereka cintai dapat segera ditemukan. Tragedi ini menjadi pengingat bahwa dalam sekejap, suasana yang tenang dapat berubah menjadi duka yang mendalam. (Johan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan