Angin Kencang Terjang Desa Cisadap, Warga Alami Kerugian
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. sekitar pukul 14:50 WIB, Sabtu, (02/11/2024).
Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan di beberapa rumah warga, terutama di bagian atap. Selain rumah warga, panggung dan stand untuk acara Hari Lahir Forum Jurnalis Galuh (FJG) juga ikut rusak parah akibat tiupan angin.
Mamat, salah seorang warga yang memiliki bengkel di desa tersebut, mengungkapkan perasaannya kepada wartawan. “Kerugian yang saya alami akibat kerusakan atap bengkel ini sekitar 15 juta rupiah,” jelas Mamat.
Mamat menambahkan bahwa angin kencang tersebut merusak atap asbes bengkelnya, sehingga sebagian besar bangunan tidak lagi terlindungi. Hal ini tentunya menyulitkan aktivitas di bengkel karena berbagai peralatan kini terpapar hujan.
Tidak hanya bengkel milik Mamat, warung kecil yang berada di samping bengkelnya juga mengalami kerusakan akibat angin tersebut. Menurut Mamat, kerusakan pada warung juga mengakibatkan terganggunya kegiatan pemancingan yang biasanya ramai oleh warga sekitar.
“Warung dan pemancingan ikut terdampak, jadi kami merasa kerugian besar di sini,” tambahnya lagi. Beberapa rumah warga lainnya juga mengalami kerusakan yang serupa.
Banyak pohon di sepanjang jalan utama Desa Cisadap tumbang akibat angin kencang, sehingga menutup akses lalu lintas.
Mamat menyebutkan bahwa beberapa warga berusaha menyingkirkan batang-batang pohon yang menghalangi jalan dengan alat seadanya.
Namun, jumlah pohon yang tumbang cukup banyak, sehingga warga membutuhkan bantuan dari petugas untuk membersihkan jalan agar lalu lintas kembali normal.
Mamat berharap pemerintah desa dan pemerintah kabupaten segera memberi bantuan untuk memperbaiki kerusakan yang menimpa warga.
“Kami sangat berharap agar pemerintah peduli dengan kondisi kami dan membantu memperbaiki atap serta infrastruktur yang rusak,” ungkapnya penuh harap.
Menurut Mamat, bantuan sangat diperlukan karena sebagian besar warga tidak memiliki kemampuan finansial untuk memperbaiki kerusakan secara mandiri.
Selain itu, Mamat juga meminta agar dinas terkait memberikan bantuan alat atau tenaga tambahan untuk membersihkan jalan dari pohon tumbang.
Mamat menekankan bahwa bantuan yang cepat dan tepat dari pemerintah sangat dibutuhkan agar warga bisa segera pulih dari bencana tersebut.
“Kami ingin segera membersihkan jalan, tapi tenaga kami terbatas,” ungkapnya. Hal ini menghambat mobilitas warga desa yang harus melakukan aktivitas sehari-hari.
Kejadian ini mengingatkan warga Desa Cisadap akan pentingnya persiapan menghadapi cuaca ekstrem.
Mamat menyampaikan bahwa warga berharap ada program mitigasi dari pemerintah untuk mengurangi dampak bencana alam serupa di masa depan.
“Bencana seperti ini membuat kami sadar betapa pentingnya kesiapsiagaan,” kata Mamat.
BACA JUGA: PMC Bahas Pembentukan DOB di Ciamis Selatan Bersama Tokoh
Mamat berharap agar pemerintah dapat memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara menghadapi bencana.
Mamat dan warga Desa Cisadap kini menanti tindak lanjut dari pihak terkait untuk mengatasi dampak angin kencang tersebut.
“Saya berharap dengan adanya perhatian pemerintah, desa mereka dapat segera bangkit. Kami hanya ingin hidup dengan tenang dan nyaman,” pungkas Mamat. (Gani/infopriangan.com)

