APMMC Tegaskan Komitmen Kawal Sidang Kasus Asusila FH di Ciamis
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Aliansi Peduli Moral dan Mental Ciamis (APMMC) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya persidangan kasus asusila yang menjerat terdakwa berinisial FH. Kasus yang menyeret perhatian publik ini melibatkan banyak korban di bawah umur dan kini telah memasuki tahap sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Ciamis pada Minggu, (7/9/2025).
Perwakilan APMMC, Andi Ali Fikri, menyatakan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan asusila yang dilakukan terdakwa. Ia menekankan pentingnya aparat penegak hukum, baik hakim maupun jaksa, untuk menjatuhkan hukuman maksimal.
“Kasus ini sangat serius karena menyangkut banyak korban yang masih di bawah umur. Kami menuntut agar hakim dan jaksa tidak ragu menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada terdakwa,” tegas Andi.
Senada, perwakilan lain APMMC, Iyang, menyoroti pentingnya pendampingan psikologis jangka panjang bagi para korban. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya fokus pada proses hukum, tetapi juga harus memberikan perhatian serius terhadap pemulihan mental dan trauma korban.
“Pendampingan psikologis harus dilakukan secara berkesinambungan. Konseling dan rehabilitasi sangat penting untuk memutus dampak traumatis yang ditinggalkan kasus ini. Jangan sampai anak-anak yang menjadi korban kehilangan masa depan mereka akibat trauma mendalam,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iyang menegaskan bahwa APMMC mendesak agar terdakwa dijatuhi hukuman mati. Ia menilai, vonis tersebut bukan hanya demi keadilan bagi korban dan keluarga, tetapi juga sebagai efek jera yang nyata sekaligus peringatan keras bagi siapapun yang berniat melakukan kejahatan serupa.
“Hukuman mati adalah bentuk keadilan dan perlindungan bagi generasi muda kita. Kejahatan seperti ini tidak bisa ditoleransi, apalagi korbannya anak-anak,” tandasnya.
Sementara itu, Prima Pribadi, perwakilan lainnya, memastikan bahwa APMMC akan tetap konsisten mengawal jalannya persidangan hingga putusan akhir. Ia menegaskan, pengawalan ini merupakan bentuk nyata kepedulian aliansi terhadap moral, mental, serta perlindungan anak di Kabupaten Ciamis.
BACA JUGA: Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia, Umat Islam Laksanakan Salat Gerhana
“Kami akan terus hadir, dari awal hingga akhir, demi memastikan keadilan benar-benar ditegakkan. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal menjaga moral, mental, dan masa depan generasi muda Ciamis,” ungkap Prima.
APMMC menilai bahwa kasus ini harus menjadi momentum bagi seluruh pihak, termasuk masyarakat, aparat penegak hukum, dan pemerintah, untuk bersama-sama memperkuat perlindungan terhadap anak. Aliansi tersebut berharap agar ke depan tidak ada lagi kasus serupa yang mencoreng nilai moral dan mengancam masa depan anak-anak di Kabupaten Ciamis maupun Indonesia pada umumnya. (Eddy, infopriangan.com)

