Banjar Siagakan 100 Personel Gabungan Hadapi Cuaca Ekstrem

infopriangan.com, BERITA BANJAR. Menjelang puncak musim penghujan, Pemerintah Kota Banjar bersama Polres dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan apel siaga bencana di halaman Mapolres Banjar pada Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seratus personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, BPBD, dan relawan. Tujuan utamanya ialah memastikan kesiapan aparat dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Apel tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara instansi pemerintahan dan aparat keamanan dalam menjaga keselamatan masyarakat. Pemerintah menilai, kesiapsiagaan merupakan langkah penting agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

IMG-20260217-WA0014

Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh unsur telah menyiapkan diri dengan baik. Ia menuturkan, koordinasi dengan BPBD dan tim SAR sudah dilakukan dalam bentuk pelatihan bersama agar personel semakin terlatih dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kami telah menyiapkan seratus personel dan berbagai peralatan yang dibutuhkan sesuai kondisi lapangan. Semua ini untuk memastikan kita bisa bergerak cepat jika bencana terjadi,” ujar Kapolres Banjar.

Menurutnya, latihan kesiapsiagaan tidak hanya sebatas formalitas, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat. Ia menambahkan, seluruh anggota di lapangan sudah diberi arahan agar selalu siaga dan siap turun kapan pun dibutuhkan.

Berbagai perlengkapan penting juga telah disiapkan, mulai dari mesin senso untuk memotong pohon tumbang, kano, pelampung, mobil water treatment, hingga dapur lapangan dari tim Prima. Semua sarana ini menjadi penunjang utama dalam proses evakuasi dan penanganan bencana di wilayah Banjar.

“Kami berharap bencana tidak terjadi. Namun, kesiapan harus tetap menjadi prioritas. Kami akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain aparat kepolisian, Pemerintah Kota Banjar juga menunjukkan dukungan penuh, terutama dalam penyediaan logistik dan pendanaan kegiatan penanggulangan bencana. Wali Kota Banjar, H. Sudarsono, mengatakan bahwa kesiapan menghadapi musim penghujan tahun ini perlu ditingkatkan karena dampak El Niño diperkirakan masih akan terasa hingga Februari mendatang.

“Ada beberapa wilayah yang masuk kategori rawan bencana, seperti Balokang, Parungsari, dan kawasan sekitar rumah sakit. Di daerah-daerah itu, potensi banjir cukup tinggi,” ungkap Wali Kota Banjar.

Walikota juga menambahkan, selain ancaman banjir, angin kencang juga menjadi perhatian serius pemerintah. Jalur nasional yang dipenuhi pepohonan besar menjadi titik rawan, sehingga petugas rutin melakukan pemangkasan untuk mencegah pohon tumbang yang dapat membahayakan pengendara.

BACA JUGA: Pemkab Ciamis Bentuk UPTD PPA Lindungi Perempuan Anak

Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan membersihkan saluran air di sekitar rumah. Menurutnya, upaya kecil dari warga bisa sangat membantu dalam mencegah bencana yang lebih besar.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kota Banjar berharap masyarakat tetap tenang namun waspada. Kesiapan personel, sarana-prasarana, serta partisipasi aktif warga diharapkan mampu meminimalkan risiko dan dampak bencana selama musim penghujan berlangsung.

Langkah sinergis antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan Banjar yang tangguh terhadap bencana, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam menghadapi tantangan alam yang tak terduga. (Johan)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan