Barugantung Wisata Gratis yang Menguntungkan Semua

infopriangan.com, BERITA GARUT. Kawasan wisata Barugantung dinilai memberikan keuntungan bagi berbagai pihak, baik wisatawan maupun masyarakat sekitar. Banyak pengunjung menyebut tempat ini sebagai destinasi yang ramah di kantong sekaligus memanjakan mata.

“Datang ke sini rasanya untung, pemandangannya indah, udaranya sejuk, dan tidak perlu bayar tiket masuk,” ujar seorang wisatawan asal Bandung.

IMG-20260217-WA0014

Wisatawan mengaku merasa dimanjakan oleh bentang alam Barugantung yang masih alami. Hamparan perkebunan bawang merah yang luas berpadu dengan perbukitan hijau di kaki Gunung Cikuray menjadi daya tarik utama.

“Jarang ada tempat wisata yang menyajikan kebun bawang seluas ini dengan latar pegunungan yang begitu indah,” kata pengunjung lainnya. Minggu, (4/01/2026).

Selain panorama alam, udara sejuk menjadi alasan wisatawan betah berlama-lama. Banyak pengunjung datang untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

“Begitu sampai, kepala langsung terasa ringan. Cocok untuk menenangkan pikiran,” ucap seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya.

Keunggulan lain Barugantung adalah tidak adanya tiket masuk. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir dengan tarif seikhlasnya. Kondisi ini membuat tempat wisata tersebut mudah diakses oleh semua kalangan.

“Wisata sekarang banyak yang mahal, di sini gratis. Ini jelas membantu masyarakat yang ingin liburan tanpa beban biaya,” ungkap seorang wisatawan.

Keberadaan Barugantung juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Masyarakat memanfaatkan ramainya pengunjung dengan membuka lapak jajanan dan minuman khas daerah.

“Alhamdulillah, sejak ramai wisatawan, dagangan kami jadi laku,” tutur seorang warga yang berjualan di sekitar lokasi.

Barugantung sendiri berada di kawasan perkebunan bawang merah di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Popularitasnya meningkat seiring banyaknya unggahan wisatawan di media sosial.

“Awalnya ini hanya kebun bawang biasa, tapi sekarang banyak orang datang untuk berfoto dan menikmati pemandangan,” kata seorang warga setempat.

Sistem terasering pada kebun bawang dinilai menambah nilai estetika kawasan tersebut. Susunan kebun yang rapi menjadi latar favorit untuk berfoto.

“Kalau dilihat dari atas, kebunnya terlihat seperti lukisan alam,” ujar seorang pengunjung muda.

Akses menuju lokasi relatif mudah meski memerlukan tenaga ekstra. Dari area parkir mobil, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan roda dua melalui jalan beton yang menanjak.

“Jalannya memang naik, tapi sebanding dengan pemandangan yang didapat,” kata seorang wisatawan.

Pengunjung disarankan datang pada waktu tertentu agar mendapatkan pengalaman terbaik. Pagi dan sore hari menjadi waktu favorit karena cuaca tidak terlalu panas.


“Datang pagi lebih enak, udaranya segar dan pemandangannya masih bersih,” ujar seorang pengunjung.

BACA JUGA: Konferensi Kerja I PGRI Ciamis: Evaluasi & Strategi 2026

Meski demikian, pengelolaan Barugantung tetap membutuhkan perhatian agar keindahan alamnya terjaga. Pengunjung diharapkan menjaga kebersihan dan menghormati kawasan perkebunan milik warga.

“Kalau ramai tapi tidak dijaga, sayang sekali. Alamnya bagus, harus kita rawat bersama,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Dengan keindahan alam yang memikat, biaya kunjungan yang terjangkau, serta manfaat ekonomi bagi warga, Barugantung dinilai sebagai solusi wisata alternatif yang patut dipertahankan dan dikelola secara bijak. (Liklik Sumpena)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan