Batu Susun Rompe Bukan Buatan Manusia

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Tim Arkeolog Institusi Teknologi Bandung (ITB) di dampingi Geologi Museum Bandung melakukan penelitian batu susun rompe di Desa Sukaharja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut tim menyimpulkan bahwa terbentuk nya batu susun mirip candi tersebut bukan merupakan buatan manusia melainkan proses alam yang terbentuk ratusan tahun lalu.

Menurut salah satu tim arkeolog ITB Johan Arif mengatakan, berdasarkan hasil penelitian terbentuknya batu tersebut merupakan  hasil pembekuan dari guguran lava yang keluar dari permukaan Gunung Sawal pada saat itu.

FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Proses pembekuan dari guguran lava tersebut telah menghasilkan lempengan-lempengan yang diberi nama kekar kembar, sampai menyusun  seperti bangunan candi,”  ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis  Erwan Dharmawan mengatakan, meskipun hasil penelitian terhadal batu susun rompe tersebut bukan hasil kerajinan tangan manusia atau peninggalan kerajaan Galuh pihaknya akan tetap mengembangkan daerah tersebut sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Ciamis.

“Kami akan melakukan kerjasama dengan Dinas Pariwisata untuk  mengembangkan daerah tersebut supaya menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Ciamis,” katanya. (Rizki/IP)

Bagikan dengan :
FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan