BULOG Salurkan Bantuan Pangan Warga Hegarsari di Banjar
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah melalui Perum BULOG menyalurkan bantuan pangan kepada ribuan warga di Kelurahan Hegarsari, Kota Banjar, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Program ini menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang dinilai paling terdampak oleh kenaikan harga bahan pokok dalam beberapa waktu terakhir.
Sebanyak 1.773 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk periode Januari hingga Februari 2026. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap mulai Rabu (1/4/2026) dan dipusatkan di Aula Kelurahan Hegarsari.
Lurah Hegarsari, Angga Tripermana, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Ia mengatakan, bantuan tersebut tidak hanya sekadar distribusi bahan pangan, tetapi juga bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Bantuan ini bukan hanya soal distribusi pangan, tapi juga upaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih,” ujar Angga, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari pemerintah pusat. Data tersebut, kata dia, telah melalui proses verifikasi sehingga diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Angga menambahkan, pemerintah terus berupaya meminimalisir potensi kesalahan dalam distribusi bantuan dengan mengacu pada basis data yang akurat. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Program bantuan pangan ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam meredam dampak gejolak harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat. Ketersediaan beras dan minyak goreng dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, terutama bagi kelompok rentan.
Salah seorang warga penerima manfaat, Yati (45), mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa kenaikan harga bahan pokok cukup dirasakan dalam beberapa bulan terakhir.
“Kalau harga kebutuhan naik, biasanya terasa sekali. Dengan bantuan ini, setidaknya bisa mengurangi pengeluaran untuk beberapa waktu,” katanya.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan pengaturan antrean yang rapi. Aparat kelurahan bersama petugas terkait turut melakukan pengawasan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan kondusif. Warga yang datang juga terlihat mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Meski demikian, pemerintah kelurahan mengakui bahwa bantuan pangan ini masih bersifat jangka pendek. Oleh karena itu, diperlukan langkah lanjutan berupa program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar warga dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
BACA JUGA: Ciamis Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025 oleh BPK RI
Angga menegaskan bahwa bantuan sosial seperti ini penting sebagai bantalan sementara, namun tidak bisa menjadi solusi utama dalam jangka panjang. Ia berharap ada sinergi program lain yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Secara keseluruhan, program bantuan pangan dari BULOG ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga. Selain itu, program ini juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam merespons kondisi ekonomi yang masih dinamis, sekaligus melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan. (Johan)
