PDAM Banjar Perkuat Edukasi Pelanggan Baru
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Menyambut tahun 2025, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anom Kota Banjar menggelar sosialisasi layanan pelanggan bertema “Tak Kenal Maka Ta’aruf”. Kegiatan ini bukan sekadar perkenalan, tetapi juga menjadi upaya PDAM dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang mereka sediakan.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan daerah dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada pelanggan, khususnya pelanggan baru, terkait prosedur dan fasilitas yang ditawarkan. Mulai dari tata cara pengaduan, penanganan gangguan layanan, sistem pembayaran, hingga edukasi penggunaan air bersih secara efektif.
Kepala Bagian Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Tirta Anom, Yogi Yazid, menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk membentuk hubungan yang konstruktif antara perusahaan dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa banyak pelanggan, terutama pelanggan baru, yang belum memahami hak dan kewajiban mereka dalam berlangganan layanan air bersih.
“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelanggan tentang layanan yang kami sediakan,” kata Yogi saat menyampaikan materi kepada peserta. Jumat, (25/04/2025).
Menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang hanya mengetahui sisi permukaan dari layanan PDAM. Padahal, di balik layanan tersebut terdapat mekanisme, aturan, dan sistem yang harus dijalankan secara transparan dan akuntabel.
PDAM Tirta Anom, lanjut Yogi, ingin memperkenalkan diri secara lebih terbuka. Melalui tema “Tak Kenal Maka Ta’aruf”, PDAM ingin membangun hubungan dua arah yang lebih manusiawi dan bersahabat, tanpa mengabaikan profesionalisme dan kualitas pelayanan.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan baru di tahun 2025. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memperkenalkan diri dan memberikan informasi yang utuh tentang layanan yang kami tawarkan,” ujarnya.
Yogi juga menekankan pentingnya peran aktif pelanggan dalam menjaga kelangsungan pelayanan. Salah satunya dengan menggunakan air secara bijak, mengikuti prosedur pengaduan yang tersedia, dan membayar tagihan tepat waktu.
Di sisi lain, PDAM Tirta Anom mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelayanan, seperti gangguan distribusi air di wilayah tertentu, keterbatasan sumber air baku, dan perlunya peningkatan kapasitas infrastruktur. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara bertahap.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memprioritaskan kepuasan pelanggan. Kami ingin pelanggan merasa terlayani, bukan sekadar dilayani,” tegas Yogi.
Ia pun berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengenal PDAM Tirta Anom secara menyeluruh. Tidak hanya sebagai penyedia air bersih, tetapi juga sebagai mitra pembangunan kota yang berkontribusi pada kualitas hidup masyarakat.
Yogi menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir, PDAM Tirta Anom telah melakukan sejumlah inovasi, termasuk peningkatan sistem digitalisasi pembayaran dan penguatan layanan pelanggan berbasis aduan cepat tanggap. Semua itu dilakukan untuk memastikan pelanggan tidak hanya puas, tetapi juga merasa aman dan percaya terhadap layanan yang diberikan.
BACA JUGA: Hj. Siti Rahmatika Dorong Implementasi Perda Jabar 2025 di Banjar
“Harapan kami, pelanggan baru dapat lebih mengenal dan memahami layanan yang kami tawarkan, sehingga mereka bisa memanfaatkannya secara maksimal,” tuturnya.
Di akhir sesi sosialisasi, pihak PDAM juga membuka forum tanya jawab. Sejumlah peserta menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang diberikan, sekaligus menyampaikan harapan agar pelayanan ke depan semakin merata dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Dengan sosialisasi ini, PDAM Tirta Anom berharap dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menciptakan pelayanan air bersih yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan publik. (Johan/infopriangan.com)
