Tukang Cukur di Banjar Jadi Korban Genk Motor Brutal
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Aksi kekerasan yang melibatkan kelompok genk motor kembali terjadi di Kota Banjar. Seorang warga bernama Jajang (28), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cukur, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan secara brutal oleh sekelompok orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di kios pangkas rambut milik korban yang berlokasi di Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Menurut keterangan dari Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, kejadian bermula saat korban tengah berada di kiosnya sepulang memancing. Saat itu, sekelompok pelaku yang datang menggunakan puluhan sepeda motor, menyerang korban dan dua temannya secara tiba-tiba. Sebelum melakukan penyerangan, para pelaku diketahui melemparkan botol bekas minuman keras ke arah kios.
“Pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam, dan bahkan sempat menabrak korban menggunakan sepeda motor. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah, termasuk luka sobek di kening, patah pada jari dan pergelangan tangan, luka sabetan golok di punggung serta luka di kaki,” ujar AKP Hadi dalam keterangannya kepada media. Senin, (23/6/2025).
Setelah penyerangan pertama, pelaku kembali melakukan serangan kedua di dekat rumah makan padang tak jauh dari lokasi awal. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan intensif sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah setelah kondisinya mulai membaik.
Istri korban, Susan (27), menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan sangat mengejutkan. Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan menindak mereka secara tegas. “Suami saya tidak pernah punya masalah dengan siapa pun. Kami sekeluarga trauma dan khawatir dengan keselamatan,” ujarnya.
Pihak Polsek Pataruman menyatakan bahwa mereka telah mengantongi identitas beberapa pelaku dan tengah melakukan pendalaman untuk mengetahui motif di balik penyerangan ini. Diduga kuat, pelaku merupakan bagian dari kelompok genk motor yang kerap meresahkan warga.
“Kami akan melakukan tindakan tegas. Tidak ada satu pun pelaku kriminal yang akan dibiarkan berkeliaran dan merusak ketentraman masyarakat,” tegas AKP Hadi. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan ke pihak kepolisian. “Silakan gunakan layanan darurat bebas pulsa 110 jika ada gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar,” tambahnya.
BACA JUGA: Manfaat Pupuk Organik untuk Produktivitas Nangka
Warga Kota Banjar kini semakin resah dengan keberadaan kelompok genk motor yang sering melakukan tindakan kekerasan. Mereka mendesak aparat keamanan untuk meningkatkan patroli, melakukan tindakan hukum yang tegas, dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.
Aksi brutal seperti ini dinilai tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga mengancam rasa aman masyarakat. Diharapkan, kasus ini bisa menjadi perhatian serius dan menjadi momentum bagi pihak berwajib untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas geng motor di wilayah Kota Banjar dan sekitarnya. (Johan/infopriangan.com)


