Berita Ciamis

Pisah Sambut ADM Perhutani Ciamis Jadi Refleksi Kinerja

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Acara pisah sambut Administratur (ADM) Perhutani Ciamis berlangsung penuh makna, tidak hanya sebagai seremoni pergantian jabatan, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas capaian, tantangan, dan pekerjaan rumah yang masih tersisa dalam pengelolaan hutan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, ADM lama Deden Yogi Nugraha menyampaikan bahwa masa jabatannya di Perhutani Ciamis diwarnai dinamika yang kompleks. Deden mengakui, pengelolaan hutan tidak sekadar soal produksi dan konservasi, tetapi juga berkaitan erat dengan persoalan sosial, ekonomi, hingga konflik kepentingan di lapangan.

IMG-20260217-WA0014

“Suka duka tentu ada. Kami dihadapkan pada tekanan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat sekitar. Tidak semua berjalan mulus, tetapi kami berupaya tetap berada pada koridor aturan,” ujarnya. Selasa, (31/03/2026).

Deden Yogi Nugraha juga menyinggung tantangan klasik yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi, seperti perambahan hutan, keterbatasan sumber daya, hingga persoalan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, upaya penanganan membutuhkan konsistensi kebijakan dan dukungan semua pihak.

“Kami sadar masih ada kekurangan. Namun berbagai langkah perbaikan sudah dilakukan, termasuk penguatan patroli dan pendekatan persuasif kepada masyarakat,” katanya.

ADM baru Tofik Hidayat yang kini mengemban amanah menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan. Ia menegaskan, ke depan diperlukan pendekatan yang lebih adaptif dan terbuka terhadap kritik.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap persoalan yang ada. Evaluasi harus dilakukan secara jujur agar pengelolaan hutan lebih efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Tofik Hidayat juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan kawasan hutan.

Sejumlah staf dan karyawan dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan pandangan mereka. Perwakilan staf menyebut, kepemimpinan ADM sebelumnya memberikan banyak pelajaran, terutama dalam hal ketegasan dan kedisiplinan kerja.

“Beliau tegas, tetapi tetap memberi ruang dialog. Itu yang membuat kami bisa bekerja lebih terarah,” ungkapnya.

Namun demikian, beberapa karyawan juga menyoroti perlunya peningkatan komunikasi internal dan kesejahteraan pegawai. Mereka berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan yang lebih konkret.

“Kami berharap ada perhatian lebih terhadap kondisi di lapangan, termasuk fasilitas kerja dan kesejahteraan karyawan,” kata salah seorang karyawan.

Acara pisah sambut ini juga menjadi pengingat bahwa tantangan kehutanan ke depan tidak semakin ringan. Isu perubahan iklim, tekanan ekonomi, dan kebutuhan lahan menjadi faktor yang harus diantisipasi secara serius.

BACA JUGA: Sinergi OPD Ciamis Diperkuat untuk Sukseskan MBG

Dengan pergantian kepemimpinan ini, Perhutani Ciamis diharapkan tidak hanya melanjutkan rutinitas, tetapi berani melakukan terobosan yang terukur. Kritik yang muncul dalam forum tersebut menjadi sinyal bahwa pembenahan masih diperlukan, bukan untuk menyalahkan, melainkan untuk memperkuat kinerja kelembagaan.

Seremoni ditutup dengan penyerahan cinderamata dan salam perpisahan yang berlangsung haru. Di balik suasana emosional itu, tersimpan harapan besar agar pengelolaan hutan di Ciamis ke depan lebih responsif, transparan, dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan serta kepentingan masyarakat luas. (Dena A Kurnia)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *