Berita Ciamis

Basuki Rahmat Siap Bertarung di Pemilihan Ketua PGRI Lakbok 2025

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Suhu dinamika organisasi guru di Kecamatan Lakbok mulai menghangat jelang pemilihan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Lakbok masa bakti 2025–2029. Kontestasi internal yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Desember 2025 itu memunculkan sejumlah nama, salah satunya Basuki Rahmat, seorang pendidik senior yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keorganisasian PGRI.

Basuki Rahmat menyatakan dirinya telah membulatkan tekad untuk maju sebagai bakal calon ketua cabang. Di tengah kesibukannya mengikuti rangkaian peringatan HUT PGRI, ia menegaskan bahwa keputusan maju di bursa pemilihan tidak terlepas dari dorongan kuat berbagai pihak. Basuki mengungkapkan bahwa dirinya mendapat dukungan dari PGRI Ranting 1 Lakbok serta sejumlah aktivis PGRI yang menilai pengalaman dan rekam jejaknya relevan untuk memimpin organisasi di tingkat kecamatan.

“Saya siap mengabdi melalui PGRI Cabang Lakbok. Dukungan dari ranting dan para aktivis menjadi dorongan penting untuk melangkah,” ujarnya pada Rabu (26/11/2025).

Basuki menambahkan bahwa motivasinya bukan sekadar memenangkan pemilihan, melainkan ingin memperkuat persaudaraan dan solidaritas antaranggota. Menurutnya, PGRI membutuhkan iklim organisasi yang sehat, kompak, serta berpegang pada aturan dasar organisasi.

“Keberangkatan saya dalam pencalonan ini semata-mata untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan solidaritas, dan melaksanakan amanah yang telah digariskan AD/ART PGRI,” kata Basuki.

Di sisi lain, sejumlah tokoh PGRI turut memberikan pandangan terhadap dinamika pemilihan. Mantan Pengurus PGRI Kabupaten Ciamis, Nanang Heryanto, memilih bersikap netral dalam kontestasi kali ini. Ia menegaskan bahwa fokusnya adalah memperkuat pemahaman anggota terkait hak, kewajiban, dan pentingnya menjunjung tinggi aturan organisasi.

“Saya berjuang dari luar struktur untuk memahamkan anggota tentang organisasi. PGRI akan maju jika anggotanya paham AD/ART dan budaya berorganisasi,” jelasnya.

Nanang menilai masih ada pengurus yang belum memahami dasar-dasar organisasi, sehingga pendidikan internal menjadi pekerjaan rumah penting bagi PGRI.

Selain itu, Nanang menyatakan kesiapannya mendukung siapa pun calon yang terpilih selama benar-benar berkomitmen untuk membesarkan PGRI.

“Saya mendukung ketua terpilih siapa pun orangnya, selama ia benar-benar ingin membesarkan PGRI. Sebaliknya, tidak diharapkan mereka yang ingin besar karena PGRI,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Ranting 2 Lakbok, Masimun, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengusung calon pada pemilihan tahun ini. Masimun menyebut ranting yang ia pimpin sedang memfokuskan diri pada pembenahan internal serta peningkatan kesadaran berorganisasi.

“Konsolidasi ranting adalah prioritas kami tahun ini, sehingga kami tidak mengajukan calon ketua,” ujarnya.

BACA JUGA: Pengajian Baregbeg Doakan Almarhum Yana dan Perkuat Spiritual

Dengan hadirnya berbagai pandangan dari tokoh dan pengurus ranting, pemilihan Ketua PGRI Cabang Lakbok 2025 diprediksi berlangsung dinamis. Figur yang terpilih diharapkan mampu memperkuat marwah organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta memajukan tata kelola organisasi di tingkat kecamatan.

PGRI Cabang Lakbok kini memasuki fase penting dalam regenerasi kepemimpinan. Para anggota berharap proses pemilihan berjalan demokratis, sehat, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa organisasi profesi guru ini semakin profesional dan berdaya guna. (Kusmana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *