Berita Ciamis

Biaya Perpisahan di MTs Negeri 10 Dikeluhkan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Orang tua murid kelas IX, MTs Negeri 10 di Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, keluhkan adanya biaya perpisahan yang di bebankan sebesar Rp. 560.000/siswa.

Salah seorang orang tua murid kelas IX, Masiah mengatakan awal mengetahui adanya uang perpisahan setelah mengikuti rapat yang merupakan undangan dari komite sekolah.

Ketika rapat berlangsung, Marsiah bersama orang tua murid lainya kaget, karena tiba-tiba di berikan selembar kertas dengan tulisan Rp. 560.000 yang harus dibayar.

“Jujur saya bersama orang tua lain merasa keberatan dengan adanya uang perpisahan. Karena menurut saya dan orang tua murid lainya jumlah itu terlalu banyak,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan ketika rapat berlangsung ada beberapa orang tua murid merasa keberatan, tentang uang perpisahan itu.

“Percuma mengusulkan keberatan dengan uang perpisahan yang di ajukan. Semua tidak digubris pihak sekolah atau komite sekolah,” ujarnya.

Marsiah juga mengatakan, uang sebesar itu bagi dirinya dan beberapa orang tua murid lainya terasa sangat besar.

“Buat orang seperti saya ini sangat besar, tetapi mau tidak mau, saya harus ikut membayar, karena kasian nanti anak saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Negeri 10 Ciamis, Maskur kepada infopriangan.com mengatakan, pihaknya mengaku tidak mengetahui apa-apa terkait besarnya rincian biaya yang di bebankan kepada orang tua siswa untuk persiapan kegiatan perpisahan nanti.

“Untuk lebih jelasnya silahkan tanya kepada Ketua Komite, serta Ketua Pelaksana. Saya tidak mengetahui apapun terkait perumusan pembiayaan keperluan perpisahan,” jelasnya.

Maskur juga mengatakan, biaya perpisahan, selama ini tidak pernah tercover oleh dana BOS. Hal tersebut menjadi salah satu alasan, pihak sekolah bersama komite berinisiatif untuk melakukan musyarawah dengan orang tua siswa membahas kebutuhan untuk perpisahan kelas IX.

“Dalam musyawarah tersebut salah satunya yaitu membahas masalah biaya. Karena sebenarnya kegiatan perpisahan juga merupakan kebutuhan untuk siswa” tambahnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua Komite MTs N 10 Ciamis, Dedi Sugiarto mengatakan sebenarnya keputusan penetapan biaya perpisahan di ambil dari suara terbanyak dalam rapat kemarin.

“Jadi wajar saja jika ada orang tua wali murid ada yang mengeluh. Namun jika memang ada, silahkan datang ke sekolah dan kami siap memfasilitasi,” ujarnya.

Dari jumlah uang Rp. 560.000 kata Dedi untuk kebutuhan seragam siswa saat perpisahan, panggung, konsumsi juga cendramata untuk siswa kelas IX.

Sementara itu Ketua Panitia pelaksanaan perpisahan MTs N 10 Ciamis, Hilmawan membenarkan bahwa ada uang perpisahan sebesar Rp. 560.000 dan itu untuk kebutuhan siswa Kelas IX saat nanti pelaksanaan perpisahan.

“Dari 234 orang tua siswa hanya ada 8 orang tua siswa yang keberatan. Bahkan pada saat rapat itu terjadi perdebatan yang cukup alot antar orang tua siswa. Tapi akhirnya hampir semua orang tua siswa setuju dengan adanya iuran sebesar Rp. 560.000” terangnya.

BACA JUGA: Delapan Kepala Desa Dilantik Bupati Pangandaran

Hilman juga mengatakan, pada saat rapat, memang panitia sudah menyiapkan beberapa draft kebutuhan yang nantinya akan di sediakan saat perpisahan siswa, namun draft tersebut belum berisi nominal.

“Nantinya orang tua siswa memilih, mana saja draft yang harus di siapkan saat perpisahan. Disa’at itu juga kita melakukan musyawarah terkait masalah bugetingnya,” pungkasnya. (Rizky/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *