Berita Ciamis

BNNK Ciamis Laksanakan Kebijakan Kotan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Konsolidasi kebijakan kota tanggap ancaman narkoba (Kotan) pada lingkungan pendidikan, dilaksanakan BNNK Ciamis di Raflesia Ballroom Hotel Santika Tasikmalaya. Selasa, (26/10/2021).

Ada sekitar 30 orang peserta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dinas Pendidikan Kota Banjar.

IMG-20260217-WA0014

Kepala BNNK Ciamis, Engkos Koosidin, S.Sos., M.Si., sangat apresiasi kepada peserta yang telah hadir, “Ini bukti peran serta aktif dari para bapak ibu pendidik dalam menanggulangi masalah narkoba,” katanya.

Engkos juga mengatakan Pemerintah Indonesia telah masuk dalam situasi darurat narkoba.

“Ini diperkuat dengan adanya hasil pengungkapan kasus narkoba dengan jumlah barang bukti yang cukup besar ditambah dengan penemuan jenis narkoba baru yang sudah beredar di masyarakat,” terang Engkos.

Menurut Engkos, kondisi seperti ini harus menjadi perhatian bersama, bahwa penanganan permasalahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Namun perlu adanya peran aktif semua pihak, termasuk masyarakat dalam upaya memerangi penyalahgunaan nakoba.

“Maka pendekatan seimbang harus dilakukan dalam menangani narkoba dari sisi supply reduction, demand reduction dilakukan semua secara masif,” tambah Engkos.

Lanjut Engkos, dengan adanya partisipasi lingkungan pendidikan terkait P4GN dengan indikatornya adalah adanya regulasi terkait P4GN, adanya Satgas/Penggiat P4GN dan adanya kegiatan P4GN secara mandiri di lingkungan pendidikan.

“Khususnya di sekolah para peserta masing-masing”, kata Engkos

Engkos berharap, semua peserta bisa menyamakan persepsi dan pandangan bersama tentang kebijakan Kota tanggap ancaman narkoba pada lingkungan Pendidikan. Serta menumbuhkan komitmen untuk mengaplikasikan program tersebut secara aktif di lingkungan pendidikan.

“Sehingga mampu mewujudkan sekolah Bersinar (Bersih Narkoba)”, pungkas Engkos.

Sub Koordinator P2M BNNK Ciamis, Yudi Sukmayadi, S.H., mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin sinergitas dalam menanggulangi narkoba. Menurutnya kegitan ini dipandang sangat penting untuk dilakukan oleh seluruh stakeholder yang ada khususnya di lingkungan pendidikan.

“Yang menjadi tujuan utama dari program KOTAN ini adalah untuk meningkatkan ketanggapan suatu Kabupaten/Kota dalam menghadapi ancaman narkoba. Tentunya dengan memperkuat kemampuan antisipasi terhadap ancaman narkoba,” ucap Yudi.

Yudi berharap dengan pertemuan ini semua peserta yang hadir dapat memahami sekaligus mampu menjalankan program KOTAN.

Masih menurut Yudi, dalam kegiatan ini para peserta tidak hanya menerima paparan materi saja, namun para peserta juga di periksa urinenya.

BACA JUGA: Atlet PON XX Papua Asal Ciamis Terima Uang Kadedeuh

“Hal ini dilakukan bukan berarti dicurigai adanya indikasi peserta yang menyalahgunakan narkoba. Namun sebagai bagian dari melaksanakan program kegiatan pemberdayaan masyarakat anti narkoba melalui test urine di Lingkungan Pendidikan. Hal ini juga sebagai langkah awal deteksi dini”, jelas Yudi.

BACA JUGA: Kepala Sekolah di Pamarican dan Banjaranyar Ikuti Orientasi Mabigus

Ada beberapa pemateri di sesi diskusi, Kepala BNNK Ciamis, Engkos Kosisdin, S.Sos., M.Si., dengan judul materi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, Ir. Herry Pansila, M.Sc. (Fanny Ratnadilla/IP)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan