Berita Ciamis

Bupati Ciamis Tegaskan Konsolidasi dan Kesiapan Pemda 2026

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) internal Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis yang digelar di Gedung KH Irfan Hielmy. Kamis, (15/01/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah secara lengkap, mulai dari asisten daerah, staf ahli, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, hingga kepala desa dan lurah se-Kabupaten Ciamis. Kehadiran lintas level pemerintahan itu menunjukkan pentingnya rakor sebagai forum strategis pengambilan arah kebijakan daerah.

IMG-20260217-WA0014

Dalam arahannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi atas kinerja dan soliditas jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis yang dinilai mampu menjaga stabilitas pemerintahan serta meraih berbagai capaian positif meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan tantangan lapangan. Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan.

“Saya bangga kepada bapak dan ibu sekalian. Dalam berbagai keterbatasan, bapak ibu mampu berkinerja dengan baik dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Bupati Herdiat.

Bupati juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak boleh bersifat reaktif, melainkan harus dilakukan secara sistematis melalui koordinasi lintas sektor hingga ke tingkat desa.

Herdiat juga meminta para camat dan kepala desa untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, serta aktif melakukan edukasi kepada masyarakat agar memahami langkah-langkah mitigasi.

“Kepala desa dan camat wajib meningkatkan kewaspadaan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu siap menghadapi potensi bencana,” tegasnya.

Selain isu kebencanaan, Bupati Herdiat menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap program prioritas nasional yang dilaksanakan di daerah. Ia menyebutkan beberapa program utama yang harus menjadi perhatian bersama pada tahun 2026, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), KDMP, serta Cek Kesehatan Gratis.

Untuk program MBG, Bupati menjelaskan bahwa hingga Januari 2026 telah tercatat 167 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan 133 di antaranya sudah beroperasi. Program ini dinilai strategis karena berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan penurunan angka stunting.

“Program MBG ini bukan sekadar program makan gratis, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Terkait program KDMP, Bupati menyampaikan bahwa program tersebut berfungsi sebagai penopang utama dalam penyediaan bahan pokok bagi SPPG. Saat ini terdapat 161 desa yang sedang dalam tahap pembangunan KDMP dan diwajibkan berada di lokasi strategis, terutama di jalur protokol.

Sementara itu, untuk program Cek Kesehatan Gratis, Bupati mengingatkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat masih berada di angka 37 persen, belum memenuhi target minimal 40 persen. Ia meminta camat dan kepala desa lebih aktif mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.

BACA JUGA: Balad Sejapu Tertib Administrasi, Lapor Kegiatan ke Kesbangpol

“Terus dorong dan imbau masyarakat agar mau memeriksakan kesehatannya secara gratis,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa pelayanan dasar, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan, merupakan kewajiban utama pemerintah daerah. Dengan lebih dari 700 sekolah di Kabupaten Ciamis, termasuk 32 sekolah yang mengalami kerusakan berat, ia meminta seluruh jajaran pemerintah bekerja secara adil dan profesional.

“Tidak boleh pilih-pilih. Semua masyarakat harus diperlakukan sama dan dilayani sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Satrio)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *