Berita Ciamis

Bupati Ciamis Tegaskan RKPD Bukan Sekadar Formalitas

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ciamis yang diselenggarakan di Aula Bapperinda Kabupaten Ciamis.

Kehadiran Bupati dalam forum tersebut menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berorientasi pada kebutuhan dan kemampuan daerah.

Dalam arahannya, Herdiat menekankan bahwa forum konsultasi publik tidak boleh dipandang sebagai kegiatan formalitas atau sekadar rutinitas tahunan. Herdiat menilai forum ini harus dimanfaatkan sebagai ruang diskusi yang substansial untuk melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

“Forum ini jangan hanya menjadi seremonial. Harus ada pemikiran yang sungguh-sungguh dan perencanaan yang benar-benar bermanfaat bagi Kabupaten Ciamis,” tegas Herdiat.

Herdiat menyampaikan bahwa penyusunan RKPD harus dilakukan secara terukur dan realistis, dengan memperhitungkan kondisi keuangan daerah yang terbatas.

Herdiat juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak menyusun program yang terlalu ambisius namun sulit direalisasikan.

“Saya berharap RKPD yang disusun benar-benar realistis dan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya. Rabu, (28/01/2026).

Menurut Herdiat, salah satu kunci agar perencanaan tetap fokus adalah dengan memilah secara tegas antara program yang bersifat wajib dan program prioritas. Ia menilai tanpa pemilahan yang jelas, perencanaan akan melebar dan berpotensi tidak efektif dalam pelaksanaannya.

“Kita harus jelas mana program wajib dan mana yang menjadi prioritas, agar perencanaan tidak kehilangan arah,” katanya.

Lebih lanjut, Herdiat menegaskan bahwa perencanaan yang baik tidak berhenti pada penyusunan dokumen semata. Ia mengingatkan bahwa setiap rencana harus dapat dilaksanakan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, setiap program yang direncanakan perlu dijabarkan secara konkret, mulai dari tujuan, manfaat, hingga efek jangka panjangnya.

“Perencanaan bukan hanya menghasilkan buku, tetapi harus bisa dilaksanakan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat juga menekankan pentingnya menyerap aspirasi masyarakat secara bijak. Ia mengingatkan bahwa aspirasi tersebut harus diselaraskan dengan kemampuan keuangan daerah agar tidak menimbulkan beban yang berlebihan di kemudian hari.

“Kita harus mendengar aspirasi masyarakat, tetapi tetap memperhatikan kondisi keuangan daerah yang sangat terbatas,” ujarnya.

Selain itu, Herdiat menilai sinergi antarlevel pemerintahan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan daerah. Ia menekankan perlunya keselarasan antara program pemerintah daerah dengan program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, sehingga seluruh sumber pendanaan dapat dimanfaatkan secara optimal.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Banjar Pangandaran Tembus 98% JKN, Raih UHC

“Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pusat, dan provinsi agar program dari APBN maupun APBD Provinsi Jawa Barat bisa saling mendukung,” katanya.

Herdiat juga mengingatkan agar setiap program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terintegrasi untuk mencapai tujuan pembangunan Kabupaten Ciamis secara menyeluruh.

“Program-program harus saling bersinergi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” pungkasnya. (Dena A Kurnia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *