Berita Ciamis

DPKP Ciamis Bantah Dugaan Pupuk Langka

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Pasca pemberitaan dugaan pupuk bersubsidi di Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis membantah tudingan tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, Slamet Budi Wibowo mengatakan bahwa berita tersebut tidak benar. Rabu, (30/11/2022).

“Kami sudah cek ke kios, pupuk bersubsidi masih tersedia di kios Sahabat Tani. Per bulan November, sebanyak enam Ton pupuk urea tersedia,” ungkapnya.

Pihaknya juga melakukan kroscek ke gudang penyangga melalui produsen, stok pupuk tersedia. Per tanggal 29 November 2022,sebanyaj 458 Ton jenis urea.

“Jadi tudingan pupuk langka itu tidak benar, ternyata stok pupuk bersubsidi masih cukup aman,” jelasnya.

Lanjutnya, jika alokasi pupuk urea di Kabupaten Ciamis selama satu tahun sebanyak 13.970 Ton, atau sekitar 45 persen dari angka usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Budi mengatakan petani yang kesulitan mendapatkan pupuk, selain karena keterbatasan alokasi yang diberikan pemerintah, ada beberapa hal.

“Pertama karena merek tidak punya kartu tani, kemudian tidak terdaftar di RDKK di tahun 2022,” ungkapnya.

Budi menambahkan, agar kuota kartu tani tidak kosong, diimbau petani mendaftarkan usulan kebutuhan pupuk setiap tahun pada RDKK. Jika tidak mendaftar makan kartu taninya tidak bisa dipakai.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis mengajak para petani untuk mendukung visi misi Bupati Ciamis, yaitu “Mantapnya Kemandirian Ekonomi, Sejahtera untuk Semua”.

BACA JUGA: Dugaan Pupuk Langka, Ini Kata Pemilik Kios

Salah satunya dengan mulai pembuatan pupuk organik atau pupuk kompos untuk kebutuhan pertanian.

“Maka jika para petani sudah memiliki pupuk organik buatan sendiri, ada atau tidaknya pupuk bersubsidi, para petani tidak akan kebingungan,” pungkasnya. (Eddy Supriyatna/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *