Duh, MAN 2 Ciamis Tahan Ijazah Siswa
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Kesal bukan main, dua aktifis Ciamis Toni Ikhlas dan Prima Pribadi saat menerima aduan bahwa ada siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ciamis menahan ijazah siswanya.
“Sangatlah miris kasus penahanan ijazah yang dilakukan Sekolah MAN 2 Ciamis. Pemkab Ciamis segera turun tangan menuntaskan persoalan itu,” tegas Toni.
Toni mengatakan, menahan ijazah siswa tentu bukan langkah bijak. Justru akan berdampak negatif pada wajah pendidikan di Kabupaten Ciamis dibawah Kementerian Agama.
Penahanan dokumen itu membuat pelajar yang sudah lulus sulit mencari pekerjaan. Sebab, mereka hanya memiliki ijazah SMP. Sementara dunia kerja membutuhkan ijazah dengan level yang lebih tinggi.
Kronologisnya kata Toni, seorang alumniĀ 2017 MAN 2 Ciamis berinisial RH yang beralamat dari Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran mau membawa ijazahnya ke sekolah. Tetapi pihak sekolah tidak memberikannya, dengan alasan masih punya tunggakkan yang harus dilunasi dahulu.
Wakasek Kesiswaan, Asep Komarudin saat di konfirmasi infopriangan.com, Senin, (12/09/2022) menerangkan, bahwa pihak sekolah tidak menahan ijazah. Karena pihaknya telah menyerahkan kepada pihak Komite Sekolah, jadi tergantung pihak Komite Sekolah,” terangnya.
Lanjutnya, bukan sekolah atau komite sekolah yang mau menahan tetapi justru siswanya yang menahan sendiri dikarenakan belum melunasi administrasi sekolah.
Menanggapi keterangan Wakasek tersebut Prima Pribadi sebagai Ketua LMP Ciamis sekaligus orang pemerhati kebijakan Pemerintah dan Sekolah mengatakan sangat lucu pernyataan tersebut dan menyayangkan atas sikap dari MAN 2 Ciamis yang menahan ijazah.
BACA JUGA: Dua Rumah di Bantaran Sungai Roboh
“Padahal telah jelas pernyataan Pemerintah tidak boleh ada lembaga pendidikan atau Sekolah yang menahan ijazah siswanya. Karena itu merupakan hak atas siswa yang telah lulus, apapun itu alasannya intinya tidak boleh menahan ijazah,” tegasnya.
Prima berharap kepada pihak terkait segera menindaklanjuti permasalahan yang ada di Sekolah MAN 2 tersebut. (Yayat /IP)
