Berita Ciamis

Duh Pustu Desa Cintanagara Rusak Berat

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Puskesmas pembantu (Pustu) yang ada di Desa Cintanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tidak bisa digunakan karena rusak berat.

Berdasarkan pantauan infopriangan.com, kerusakan Pustu tersebut sebagian besar pada bagian atap, bagian plafon jebol dan atap gentingnya sudah berjatuhan. Bahkan genting Pustu sudah dipenuhi dengan tumbuhan liar.

Dengan kondisi Pustu rusak berat membuat warga serta Kepala Desa mengeluh. Pasalnya, pustu itu satu – satu satunya pasilitas kesehatan yang di miliki Desa Cintanagara

rusak berat dan tidak bisa digunakan. Bahkan untuk menghindari sesuatu yang tidak diharapkan petugas yang biasa tinggal di Pustu, memilih pindah ke salah satu rumah warga.

“Pustu ini sudah lama rusak, sehingga tidak bisa digunakan. Yang lebih bingung seandainya ada warga kami yang mau melahirkan kami harus tetapĀ  ke Puskesmas Jatinagara sekitar delapan kilometer jarak yang harus kami tempuh,” kata Engkos.

Engkos juga mengatakan, pihak Desa pernah mengajukan proposal perbaikan gedung Pustu ke Pemda melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis. Namun hingga kini, perbaikan Pustu belum terealisasi.

“Untuk memberikan pelayanan kesehatan, Pustu Desa Cintanagara, ngontrak di rumah warga,” ujarnya.

Ditempat terpisah warga setempat Sulaeman berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan bangunan Pustu Desa Cintanagara, agar warga nyaman mendapatkan pelayanan kesehatan.

BERITA CIAMIS: KKN di Desa Cisarua Gali Sampah Menjadi Rupiah

“Karena ini kepentingan warga dalam hal kesehatan, saya atas nama warga, pemerintah Kabupaten Ciamis segera turun tangan untuk memperbaiki Pustu Desa Cintanagara,” tegasnya.

Sulaeman, hanya bisa berupaya dengan cara mendatangi pihak desa, namun hingga saat ini pihak desa juga mengaku kebingungan untuk angaran pembangunan Pustu tersebut. (Dena A Kurnia/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *