Gotong Royong Jadi Kunci Pembangunan di Tengah Defisit
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah situasi ekonomi nasional yang diwarnai defisit anggaran, semangat gotong royong masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di daerah. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Heri Rafni Kotari, saat menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2025 di Aula Kecamatan Ciamis, Minggu (19/10/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Ciamis Iyus Sunardi, para kader Partai NasDem, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kecamatan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mengawal program pembangunan yang menyentuh kebutuhan publik secara nyata.
Dalam sambutannya, Camat Ciamis Iyus Sunardi mengapresiasi kehadiran Heri Rafni Kotari yang disebutnya konsisten turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi. Menurut Iyus, hal itu menunjukkan bentuk kepedulian wakil rakyat terhadap kemajuan daerahnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlanjut. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, bersih, dan tangguh menghadapi bencana,” ucap Iyus di hadapan peserta.
Iyus juga menyinggung pentingnya memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai persoalan sosial, seperti kekerasan rumah tangga dan kenakalan remaja. Selain itu, Iyus mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan program Maghrib Mengaji sebagai upaya membangun karakter generasi muda.
“Ciamis baru saja meraih prestasi sebagai kota kecil terbersih se-ASEAN. Itu bukan karena hebatnya bupati atau camat, tapi karena hebatnya warga yang mau bergotong royong menjaga lingkungannya,” tegasnya.
Sementara itu, Heri Rafni Kotari menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan pemerintahan merupakan bagian penting dari fungsi DPRD. Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya terkait administrasi anggaran, tetapi juga memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Heri kemudian memaparkan kondisi fiskal nasional. Menurutnya, APBN 2026 diproyeksikan mencapai Rp3.000 triliun, sementara kebutuhan belanja negara diperkirakan sebesar Rp3.800 triliun.
“Artinya, negara kita masih menghadapi defisit anggaran. Situasi ini tentu berpengaruh terhadap besaran dana transfer ke daerah,” kata Heri.
Namun, di tengah keterbatasan anggaran tersebut, Ciamis justru mampu menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai bidang.
“Dengan anggaran yang terbatas, Ciamis bisa menjadi kota kecil terbersih di ASEAN. Ini bukti semangat gotong royong masyarakatnya luar biasa. Partai NasDem akan terus mendukung dan mendorong semangat kebersamaan seperti ini,” ujarnya menegaskan.
BACA JUGA: Poltek KP dan TNI-AL Seleksi 65 Calon Atlit SUP
Dalam kesempatan itu, Heri juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, serta mendukung program Ciamis Kabupaten Organik yang sedang digagas pemerintah daerah. Ia menilai, pertanian organik dapat menjadi masa depan ekonomi rakyat.
“Kita memiliki potensi pertanian organik yang besar. Jika dikelola dengan baik, produk lokal Ciamis bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” ucapnya optimistis.
Menutup kegiatan, Heri Rafni Kotari mengajak seluruh jajaran Partai NasDem di Kabupaten Ciamis untuk memperkuat konsolidasi dan terus hadir di tengah masyarakat. “Politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi sarana pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan dan kecerdasan rakyat,” pungkasnya. (Eddy)


