Herdiat Ajak Warga Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengajak masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di Masjid Agung Ciamis. Minggu,(8/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herdiat menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali memperkuat hubungan dengan kitab suci. Ia menilai peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW merupakan tonggak besar dalam sejarah peradaban Islam sekaligus menjadi petunjuk hidup bagi umat manusia.
Herdiat menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berisi ajaran ibadah, tetapi juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang sangat luas, mulai dari etika, keadilan, hingga tata kehidupan bermasyarakat.
“Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam kehidupan kita. Bukan hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Herdiat.
Menurutnya, jika nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an benar-benar diterapkan dalam kehidupan, maka akan tercipta masyarakat yang berakhlak, harmonis, dan saling menghargai. Ia menilai ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an relevan untuk menjadi dasar dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
Herdiat juga mengingatkan agar umat Islam tidak hanya memperingati Nuzulul Qur’an secara simbolis. Momentum tersebut, lanjutnya, seharusnya menjadi pengingat agar masyarakat semakin rajin membaca dan memahami isi Al-Qur’an.
“Peringatan Nuzulul Qur’an harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, memperbanyak membacanya, memahami maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Ciamis, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat. Acara juga diisi dengan ceramah keagamaan yang memberikan penguatan spiritual bagi para jamaah yang hadir.
Dalam sambutannya, Herdiat juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis memiliki komitmen untuk terus memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang mendorong tumbuhnya nilai-nilai religius di lingkungan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ungkapnya.
Herdiat menambahkan bahwa pembinaan generasi muda menjadi salah satu hal penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Qur’an harus ditanamkan sejak dini agar menjadi karakter dalam kehidupan generasi penerus.
“Generasi muda harus dibekali nilai-nilai Al-Qur’an agar memiliki akhlak yang baik dan mampu menjadi generasi yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Herdiat juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah. Ia menilai Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Mari kita manfaatkan untuk meningkatkan ibadah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
BACA JUGA: DCDC Soul & Vibes Ramadhan di Banjar, Padukan Musik, UMKM, Aksi Sosial
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ciamis juga menyerahkan bantuan hibah keagamaan tahun 2026 dari APBD Kabupaten Ciamis kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis sebesar Rp150 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan 20 mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Bakrie Amanah secara simbolis kepada UPZ Kampung Zakat Desa Panyingkiran. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan syiar Islam dan peningkatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Melalui momentum peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, Herdiat berharap semangat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai kejujuran, keadilan, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus terwujud dalam kehidupan sehari-hari. (Kusmana)
