Berita Ciamis

Jaringan Intra Pemerintah Daerah dan Internet di Pemkab Ciamis

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi hal penting untuk meningkatkan layanan publik dan efisiensi kerja pemerintah. Salah satu bagian utamanya adalah Jaringan Intra Pemerintah Daerah (JIPD). Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 4 Tahun 2024, JIPD adalah jaringan tertutup yang menghubungkan antar instansi pemerintah secara aman dan terintegrasi.

Kepala Diskominfo Kabupaten Ciamis Tino menjelaskan, JIPD ini memungkinkan perangkat daerah saling terhubung dalam satu jaringan yang aman, sehingga komunikasi dan pengelolaan data lebih mudah.

IMG-20260217-WA0014

Tino juga mengatakan sebagai pelaksana utama, Diskominfo bertanggung jawab memastikan jaringan ini berjalan sesuai regulasi.

“Pemkab Ciamis telah mematuhi aturan tersebut dengan menetapkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2023 tentang SPBE. Implementasi JIPD ini melibatkan 301 titik kantor pemerintah di seluruh Kabupaten Ciamis. Selain itu, Pemkab juga menyediakan WiFi publik di 103 titik yang bisa diakses masyarakat,” kata Tino.

Perbedaan JIPD dan Internet

JIPD dan internet memiliki peran berbeda dalam mendukung pemerintahan dan layanan publik. Salah seorang pejabat Diskominfo menjelaskan, jaringan intra adalah jaringan tertutup yang hanya dapat diakses oleh pegawai pemerintah atau pihak tertentu yang diberikan izin. Keamanannya lebih tinggi karena sistemnya dirancang untuk mencegah akses dari luar.

Sebaliknya, internet adalah jaringan global yang dapat digunakan siapa saja untuk berbagai keperluan.

“Internet bersifat terbuka, tapi penggunaannya bisa diatur sesuai kebutuhan pemerintah. Sebagai contoh, pemerintah dapat membatasi akses situs tertentu, mengatur kecepatan internet, atau membatasi jumlah perangkat yang bisa terhubung,” tambah Tino.

Meskipun berbeda, kata Tino, kedua jaringan ini saling melengkapi. Internet digunakan untuk mendukung perangkat daerah atau unit kerja yang belum terhubung dengan JIPD. Hal ini sesuai dengan salah satu pasal dalam Permen Kominfo 4/2024, yang mengatur bahwa dinas harus menyediakan internet dengan pengamanan tambahan jika JIPD belum mencakup seluruh unit kerja.

Keberadaan JIPD sangat penting karena memastikan keamanan data dan kelancaran komunikasi internal pemerintah. Dalam jaringan intra, hanya pegawai pemerintah yang memiliki akses, sehingga data lebih terlindungi dari ancaman eksternal.

Selain itu, port dan konfigurasi pada jaringan intra dibuat lebih tertutup. Hal ini berbeda dengan internet yang rentan terhadap serangan jika tidak dilengkapi sistem pengamanan tambahan.

“Keamanan adalah prioritas utama JIPD,” ujar Kepala Diskominfo.

Pemkab Ciamis memilih bekerja sama dengan penyedia jasa layanan jaringan untuk menyelenggarakan JIPD.

Kepala Diskominfo menjelaskan, membangun infrastruktur sendiri membutuhkan biaya besar dan perawatan yang tidak murah. Dengan menyewa infrastruktur dari pihak ketiga, kami bisa lebih efisien.

Kerja sama ini meliputi penyediaan jaringan tertutup untuk JIPD sekaligus internet yang aman. Pengelolaan layanan ini mencakup 301 titik kantor pemerintah. Adapun WiFi publik di 103 lokasi memberikan akses internet kepada masyarakat.

Langkah ini sesuai dengan regulasi yang memperbolehkan pemerintah daerah menggunakan infrastruktur pihak ketiga. Pemkab tetap memastikan bahwa jaringan yang digunakan memenuhi standar keamanan, baik untuk JIPD maupun internet.

Manfaat untuk Pemerintah dan Masyarakat

Penyelenggaraan JIPD dan internet membawa banyak manfaat. Untuk pemerintah, JIPD memperlancar komunikasi antar perangkat daerah. Kepala Diskominfo menegaskan, “Dengan jaringan ini, data lebih terlindungi, koordinasi lebih mudah, dan pekerjaan menjadi lebih efisien.”

Bagi masyarakat, internet yang disediakan pemerintah, terutama melalui WiFi publik, membantu mereka mengakses layanan digital dengan mudah.

BACA JUGA: Sosok Pengganti Yana, Menurut Warga Ciamis Selatan

Pemkab Ciamis telah berhasil mengimplementasikan JIPD sesuai aturan yang berlaku. Kombinasi antara JIPD dan internet membantu pemerintah bekerja lebih efektif, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami akan terus mengembangkan layanan ini agar bisa menjangkau lebih banyak titik dan memberikan manfaat yang lebih besar,” tegas Tino.

Langkah ini mencerminkan komitmen Pemkab Ciamis dalam mendukung transformasi digital yang aman, efisien, dan inklusif. (Gany, Rini/infopriangan.com)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *