Berita Ciamis

Minim Fasilitas, Akademi Panahan Ciamis Hadir

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Minimnya fasilitas panahan di Kabupaten Ciamis tidak menyurutkan semangat untuk membangun prestasi. Kini, sebuah akademi baru hadir membawa harapan. Al Asad Academy Archery, yang dikelola oleh Rahma, resmi dibuka di Lingkungan Yudanagara, Sindangrasa, Kecamatan Ciamis.

Saat ditemui di lokasi, Rahma mengisahkan perjalanan berdirinya akademi tersebut. Ia mengaku tidak pernah merencanakan untuk terjun ke dunia panahan.

“Awalnya saya hanya diminta membantu mengelola akademi ini. Lama-kelamaan, saya justru jatuh cinta pada panahan,” ujarnya sambil tersenyum, Minggu (27/04/2025).

Melihat tingginya minat masyarakat terhadap panahan namun tidak didukung sarana latihan yang memadai, Rahma bersama timnya memutuskan membuka Al Asad Academy Archery. Akademi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat latihan, melainkan juga sebagai wadah pembinaan karakter bagi para atlet muda.

“Kami ingin membangun komunitas panahan yang sehat, berkarakter, dan berprestasi,” tegas Rahma.

Akademi ini berdiri di lokasi strategis, dekat jalan besar, untuk memudahkan akses para peserta. Meskipun aktivitas pembinaan sudah dimulai sejak tahun lalu, Al Asad Academy baru diresmikan pada tahun 2025.

Pelatihan di akademi ini terbuka untuk semua tingkatan usia, mulai dari siswa sekolah dasar hingga SMA. Saat ini, mayoritas peserta berasal dari kalangan SD. Jadwal latihan pun disusun fleksibel: latihan reguler digelar setiap Sabtu dan Minggu untuk anak-anak, sedangkan Senin hingga Jumat dibuka sesi privat yang banyak diminati ibu-ibu.

Rahma menegaskan bahwa Al Asad Academy memiliki pendekatan berbeda dalam metode latihannya. Menurutnya, banyak tempat pelatihan yang terlalu fokus pada aspek teknis semata, mengabaikan pentingnya pembentukan karakter.

“Kami tidak hanya mengajarkan teknik memanah. Kami membentuk mentalitas, sportivitas, dan adab para siswa sejak awal,” jelasnya.

Ia meyakini bahwa karakter yang kuat menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi jangka panjang.

“Prestasi itu bonus. Kalau karakter anak-anak sudah benar, prestasi akan mengikuti dengan sendirinya,” tambahnya dengan nada penuh keyakinan.

Di Al Asad Academy, anak-anak dilatih untuk menjaga sikap positif, membangun mental tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas. Pendekatan berbasis karakter ini mulai menunjukkan hasil. Dalam waktu singkat, Al Asad Academy berhasil meraih juara ketiga dalam sebuah kompetisi panahan tingkat lokal.

Pencapaian tersebut dianggap sebagai bukti nyata bahwa pembinaan yang berfokus pada karakter mampu menghasilkan prestasi, meski dengan fasilitas yang masih terbatas.

Rahma menyadari perjalanan membangun akademi ini tidak mudah. Dukungan dari masyarakat, orang tua, dan berbagai pihak menjadi faktor penting yang terus mendorong akademi berkembang.

Ia berharap kehadiran Al Asad Academy dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Ciamis untuk lebih mengenal, mencintai, dan mengembangkan olahraga panahan.

“Panahan bukan hanya soal membidik sasaran. Ini adalah tentang ketahanan diri, kedisiplinan, dan akhlak mulia,” tuturnya.

BACA JUGA: Kapolres Banjar Meriahkan May Day Lewat Mancing Bareng

Lebih jauh, Rahma bercita-cita agar akademi ini mampu melahirkan atlet-atlet panahan yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dengan komitmen, karakter, dan kerja keras, anak-anak Ciamis mampu bersaing di kancah yang lebih luas,” katanya menutup pembicaraan.

Dengan semangat baru yang dibawa Al Asad Academy Archery, masa depan olahraga panahan di Ciamis dipastikan akan lebih berwarna. Akademi ini bukan sekadar mencetak atlet, melainkan membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berdaya saing tinggi, dan siap membawa nama harum daerah. (Eddy/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *