Panitia Pembangunan Masjid Gandeng TRAPAS
infopriangan.com, Berita Ciamis. Acara Bakti Soaial (BAKSOS) untuk donatur pembangunan Masjid Jami Al Hasan, Panitia pembangunan Masjid DKM Al Hasan gandeng Komunitas Terail Adventure Pasawahan (TRAPAS). Minggu, (14/02/2021)
Acara Bakti Sosial yang disertai Trabas Adventure ini diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai Komunitas di Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaan dan Jawa Tengah. Star dan finis dilaksanakan di depan masjid Al Hasan,dimulai pukul 09.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 45 Km.
Ketua panitia DKM Al, Hasan Sukendar mengatakan, panitia sengaja mengadakan kegiatan Baksos dengan mengandeng komunitas Trail Pasawahan (TRAPAS) untuk membantu pembangunan Masjid Al Hasan yang masih dalam tahap pembangunan. Lokasi pembangunan terletak di Dusun Munggang Wareng, Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.
“Harapan kami, Selain untuk menjalin tali silaturahmi antara sesama anak Trail, apa yang kami lakukan ini bisa membantu masyarakat Desa Pasawahan dalam upaya penyelesaiyan pembangunan Masjid Al Hasan yang tak kunjung beres,” katanya.
Hasan Sukendar juga menjelaskan bahwa saat ini tahap pembangunan masjid Al Hasan baru mencapai sekitar 60 presen. Masih di butuhkan anggaran sekitar Rp 200 juta untuk penyelasaian sampai 100 presen.
“Kami juga berharap ada donatur, atau dari pihak swasta yang berkenan membatu untuk merampungkan masjid ini, karena saat ini untuk menerusksn pembangunan hanya mengandalkan dana hasil sewadaya masyarakat setempat,” jelasnya.
Sementara penasehat Trapas Agus Godeg menjelaskan, kegiatan ini juga dalam rangka mengubah stigma masyarakat yang kurang baik terhadap komunitas trail. Dimana banyak anggapan bahwa orang-orang yang ada di komunitas trail adalah orang-orang aragon atau nakal.”
“Tetapi kita buktikan bahwa anak anak motor offroader bisa berbuat baik.” ujarnya.
Agus mengucapkan ucapakan Banyak terimakasih bagi para offrader yang telah ikut andil dalam baksos pembangunan Masjid Al Hasan. Jadilah offroader yang baik.
“Jangan sampai ada yang merugikan masyarakat. Ingat, dijalur lintasan banyak kebun warga yang harus kita jaga, tetap di jalur yang telah di tentukan. Salam Satu Lumpur,” pungkasnya. (Dadi/IP)
