Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di 34 Provinsi
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 telah dimulai sejak 13 Januari 2021 lalu. Dilanjutkan, secara serentak pada 34 Provinsi.
Mempertimbangkan, besarnya target sasaran pelaksanaan vaksinasi, maka untuk meningkatkan kelancaran dan mempercepat pelayanan vaksinasi COVID-19.
Kementerian Kesehatan, gelar rapat koordinasi persiapan vaksinasi yang di ikuti oleh Bupati Ciamis dari ruang Video Conference Setda Kabupaten Ciamis. Jum’at, (29/01/21).
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tujuan dari pertemuan koordinasi bersama seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia tersebut. Yaitu, untuk membahas akselerasi capaian vaksinasi dengan target yang sudah ditentukan.
“Vaksinasi adalah salah satu solusi untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) buatan. Herd immunity (Kekebalan Kelompok) terbentuk apabila 2/3 populasi terbentuk anti body dalam periode yang sama. Sehingga, perlu dilaksanakan vaksinasi yang lebih cepat,” Jelasnya.
Lanjut Budi, Indonesia harus melakukan vaksinasi 181.5 juta penduduk, dengan 363 juta suntikan dalam 300 – 365 hari ekuivalen satu juta vaksin/hari.
Ia menerangkan dari jumlah sasaran vaksinasi 181.5 juta penduduk, setiap orang akan mendapatkan 2 kali dosis/suntikan.
“Sehingga total dosis yang akan di berikan adalah sebesar 363.1, maka diperlukan kurang lebih satu juta vaksinasi/hari, untuk program vaksinasi selesai dalam satu tahun,” terangnya.
Lebih lanjut Menteri Kesehatan, mengatakan pemberian vaksinasi tersebut juga tidak bisa sembarangan, dimana ada beberapa ketentuan diantara salah satunya yaitu usia. Vaksin tidak akan di berikan, bagi warga yang usianya di bawah 17 tahun dan usia di atas 59 Tahun.
Senada, dengan Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Kepala Daerah berperan penting dalam menyukseskan pelaksanaan Vaksinasi Covid 19.
“Peranan Kepala Daerah dalam pelaksanaan vaksinasi diantaranya, menyediakan pendanaan melalui APBD, menyediakan sarana dan prasarana proses Vaksinasi. Serta, melakukan pemantauan dan penanggulangan kejadian ikutan pasca vaksinasi Covid 19,” jelas Tito.
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, jumlah vaksin yang sudah diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis pada waktu lalu, ada sebanyak 6.600 untuk 3.300 tenaga kesehatan dan 10 orang forkopimda yang di prioritaskan.
“Target penyuntikan Vaksin tahap pertama di Kabupaten Ciamis, akan dilaksanakan hari senin tanggal 01 februari 2021. Target utama, selesai akhir februari, syukur dapat selesai lebih cepat, sesuai dengan target Menteri Kesehatan,” tandasnya. (Hendi/IP)
