Berita Ciamis

Pendidik Purwadadi Beri Santunan untuk Siswi Patah Tulang

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Keluarga Besar Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Purwadadi memberikan santunan kepada seorang siswi yang mengalami patah tulang. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Uswatun Musaropah, siswi kelas 2 SDN 1 Pasirlawang, yang saat ini tengah berjuang menjalani perawatan.

Perwakilan dari PGRI dan K3S Kecamatan Purwadadi, Bambang Basuki, menjelaskan bahwa bantuan ini murni hasil kepedulian dari para pendidik dan siswa di lingkungan Kecamatan Purwadadi. Menurutnya, santunan ini merupakan bentuk nyata solidaritas dalam meringankan beban keluarga.

IMG-20260217-WA0014

“Santunan yang kami berikan ini berasal dari patungan para pendidik dan siswa. Ini adalah wujud kepedulian kami kepada sesama, terutama kepada anak didik yang sedang membutuhkan,” ungkap Bambang. Selasa, (30/09/2025).

Bambang juga menuturkan bahwa Uswatun sudah dua kali menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Bandung. Namun, pelayanan yang diterima masih dirasakan belum maksimal karena keterbatasan anggaran.

“Sayangnya, di Bandung pelayanan yang diperoleh terbentur masalah biaya. Karena itu keluarga berencana melanjutkan operasi ketiga di Purwokerto,” jelasnya.

Awalnya, kecelakaan yang dialami Uswatun dianggap hanya cedera ringan. Orang tua menduga bahwa kaki anaknya hanya keseleo. Bambang menambahkan bahwa saat kejadian, orang tua Uswatun hanya melakukan pijat tradisional tanpa pemeriksaan medis lanjutan.

“Setelah beberapa waktu, hingga Uswatun duduk di kelas dua, kondisinya tak juga membaik. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan adanya patah tulang,” terangnya.

Melihat kondisi tersebut, para pendidik merasa tergerak untuk ikut membantu. Mereka sepakat memberikan santunan agar proses pengobatan Uswatun bisa terus berlanjut.

“Kami semua sangat mendukung agar operasi ketiga dapat segera dilakukan. Mudah-mudahan Uswatun bisa pulih dan kembali ke sekolah seperti teman-temannya,” kata Bambang.

Selain memberikan santunan, para guru juga mendatangi langsung kediaman keluarga Uswatun di Dusun Cakungsari, Desa Pasirlawang. Kehadiran mereka bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk memberikan semangat.

“Kami menyerahkan santunan langsung di rumahnya, sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan,” kata Bambang.

Kisah ini memperlihatkan bahwa kepedulian sosial di kalangan pendidik masih sangat kuat. Mereka tidak hanya fokus pada kegiatan belajar-mengajar di kelas, tetapi juga peka terhadap kondisi peserta didik di luar sekolah. Dari peristiwa ini, masyarakat dapat belajar bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, melainkan juga tentang nilai kemanusiaan.

BACA JUGA: Perumdam Tirta Galuh Tanam 1.000 Pohon di Ciamis

Bambang menutup pernyataannya dengan doa agar Uswatun segera sembuh.

“Kami mendoakan agar operasi berjalan lancar. Semoga Uswatun bisa kembali belajar dengan penuh semangat dan menjalani masa kecilnya dengan bahagia,” ucapnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban keluarga Uswatun sedikit berkurang. Lebih dari itu, dukungan moral dari para pendidik dan siswa akan memberi energi positif bagi Uswatun agar tetap bersemangat mengejar cita-citanya. (Kusmana)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan