Berita Ciamis

Plafon Ambruk Siswa Belajar di Perpustakaan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Peristiwa ambruknya plafon salah satu ruang kelas SDN 4 Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis terjadi pada Jumat (03/01/2025) sekitar pukul 08.13 WIB. Kejadian ini cukup mengejutkan warga sekolah, meskipun tidak ada korban jiwa maupun siswa yang terluka. Plafon yang ambruk diketahui berada di salah satu ruang kelas yang sedang tidak digunakan saat itu.

Kepala sekolah setempat menjelaskan bahwa plafon tersebut kemungkinan besar ambruk karena sudah tua.

“Plafon ruang kelas terakhir direhabilitasi pada tahun 2019, dan sejak saat itu belum ada perawatan signifikan,” ujarnya. Beberapa bagian plafon juga sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sebelumnya, namun tidak disangka akan roboh secepat ini.

Setelah kejadian, pihak sekolah segera melaporkan insiden ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Tidak lama kemudian, tim dari dinas langsung mendatangi lokasi untuk meninjau kerusakan dan mencari solusi agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan, sewaktu dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp menyampaikan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan siswa.

“Kami akan segera melakukan perbaikan menggunakan dana tidak terduga,” ungkapnya kepada media. Ia juga menambahkan, untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar siswa dialihkan ke ruang perpustakaan.

“Kami pastikan siswa tetap dapat belajar dengan nyaman meskipun situasi ini cukup mendadak,” lanjut Erwan.

Erwan berharap proses perbaikan dapat berjalan cepat sehingga ruang kelas tersebut bisa kembali digunakan secepat mungkin.

Meskipun situasi ini sempat membuat khawatir, siswa dan guru SDN 4 Panawangan tetap menunjukkan semangat belajar. Salah seorang guru menyatakan bahwa mereka sudah menyesuaikan jadwal pembelajaran agar proses belajar di ruang perpustakaan tetap berjalan lancar.

“Siswa kami sangat pengertian dan adaptif, meskipun ruangannya lebih sempit dibandingkan kelas biasanya,” tutur guru tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah cepat dari Dinas Pendidikan yang langsung memberikan solusi setelah kejadian.

Di sisi lain, beberapa orang tua siswa mengaku khawatir terhadap kondisi bangunan sekolah. Mereka berharap kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah agar fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah terus diperhatikan.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa, tapi ke depan, kondisi bangunan sekolah harus lebih diprioritaskan,” ujar salah seorang orang tua siswa.

Kejadian ambruknya plafon SDN 4 Panawangan menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan rutin bangunan sekolah, terutama di sekolah-sekolah yang sudah berusia lama. Kepala Dinas Pendidikan, Erwan, juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas pendidikan di Kabupaten Ciamis.

“Kejadian ini akan menjadi prioritas kami untuk memastikan sekolah-sekolah dalam kondisi aman. Pemerintah daerah sudah memiliki anggaran darurat, dan kami akan segera mengalokasikan dana tersebut untuk perbaikan,” jelas Erwan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh kepala sekolah di wilayah Ciamis agar lebih proaktif melaporkan kondisi bangunan yang membutuhkan perawatan. Dengan langkah tersebut, ia berharap insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, pihak sekolah dan pemerintah daerah menyadari pentingnya bertindak cepat. Dalam beberapa hari ke depan, proses rehabilitasi plafon diharapkan bisa segera dimulai.

BACA JUGA: KSP Barokah Ciamis Raih Prestasi di RAT 2024

“Kami akan mengupayakan agar siswa bisa kembali belajar di ruang kelas secepat mungkin,” ujar Erwan optimistis.

Kejadian ini memberi pelajaran penting bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keselamatan lingkungan belajar bagi siswa. Diharapkan, dengan perbaikan yang segera dilakukan, SDN 4 Panawangan bisa kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan normal dan lebih aman. (Ujang/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *