Pos WMK Banjarsari Evakuasi Biawak
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pos WMK Banjarsari berhasil melaksanakan evakuasi Biawak. Evakuasi ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan dari seorang warga bernama Neni Mulyani, yang menemukan Biawak, di Kolam belakang rumahnya.yang berlangsung pada Hari Minggu, (28/05/2023).
Neni Mulyani, seorang Ibu rumah tangga berusia 49 Tahun, yang tinggal di Dusun Tamansari RT. 021, RW. 006, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi Pelapor kejadian ini.
“Saat sedang mencuci piring di kolam belakang rumah sekitar pukul 10.30 WIB di melihat kehadiran Biawak, dengan panjang sekitar 50 cm. Karena merasa takut saya segera melapor ke Pos WMK Banjarsari,” ngkapnya
Respon cepat dari Petugas Pos WMK Banjarsari tidak berlangsung lama. Dua Petugas piket, Bintang dan Uju, serta Dua Petugas Siaga, Icep dan Rizki, segera merespons laporan tersebut. Mereka menggunakan kendaraan operasional satu unit pancar dengan Nomor Polisi Z 9917 V, untuk menuju lokasi kejadian.
Setelah melakukan evakuasi, situasi dinyatakan aman pada pukul 11.10 WIB. Para Petugas kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan Piket Kesiapsiagaan mereka.
Keberhasilan evakuasi Biawak ini menunjukkan profesionalisme, dan kecepatan tanggap Petugas, dalam menangani situasi yang mungkin membahayakan warga sekitar.
Pos WMK Banjarsari merupakan salah satu Pos yang didirikan untuk mengatasi permasalahan terkait keberadaan hewan liar, termasuk Biawak, yang seringkali memasuki perkampungan warga.
Melalui kerja sama antara warga, dan Petugas pos, diharapkan kejadian serupa dapat diatasi dengan cepat, dan efektif, untuk menjaga keamanan, dan kenyamanan warga setempat.
BACA JUGA: Cegah Aksi Kejahatan, Polsek Indihiang Gelar Patroli
Diharapkan keberhasilan evakuasi Biawak ini dapat memberikan contoh yang baik bagi Pos-pos WMK lainnya di wilayah Ciamis.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kehadiran hewan liar di sekitar pemukiman mereka, dan segera melaporkan ke Pos WMK terdekat jika menemui situasi yang memerlukan penanganan khusus.(Baehaki Efendi/IP)
