Pramuka Ciamis Kukuhkan Satuan dan Organisasi Masa Bakti 2025–2030
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis secara resmi mengukuhkan dan melantik Satuan Pendidikan, Badan Kelengkapan, serta Organisasi Pendukung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis masa bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pramuka Kabupaten Ciamis, Minggu (18/1/2026), dan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi kepramukaan di daerah.
Acara berlangsung khidmat dan tertib dengan dihadiri jajaran pengurus Kwarcab, para pembina, tokoh Pramuka, serta perwakilan satuan pendidikan dan organisasi pendukung. Prosesi pengukuhan dan pelantikan menandai dimulainya amanah baru bagi para pengurus untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi selama lima tahun ke depan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyampaikan bahwa Pramuka tidak hanya menjadi wadah aktivitas kepanduan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang menanamkan nilai akhlak mulia, nasionalisme, kemandirian, serta kepedulian sosial.
“Gerakan Pramuka harus mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat,” ujar Nanang Permana.
Nanang Permana menjelaskan bahwa Kwarcab Ciamis memiliki sejumlah badan kelengkapan yang berfungsi sebagai penopang utama jalannya organisasi, di antaranya Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Satuan Pengawas Internal (SPI), serta Dewan Kehormatan. Menurutnya, seluruh lembaga tersebut memiliki fungsi strategis dalam mendukung arah kebijakan dan program kepramukaan selama masa bakti 2025–2030.
Nanang Permana mengungkapkan bahwa Pusat
Penelitian dan Pengembangan akan berperan mengkaji kekhasan program kepramukaan Ciamis, seperti kegiatan kuliah Ramadan, Mata Cakap, serta gerakan menanam pohon. Kajian tersebut bertujuan menilai dampak program terhadap pembentukan karakter, kemandirian, dan kemampuan pengambilan keputusan peserta didik.
Sementara itu, Satuan Pengawas Internal yang dipimpin oleh mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Ciamis memiliki tugas memastikan pengelolaan anggaran organisasi berjalan transparan, akuntabel, dan efisien.
“Setiap rupiah yang dikeluarkan harus jelas manfaat dan dampaknya, baik dari dana hibah pemerintah maupun iuran anggota,” tegasnya.
Dalam aspek pengelolaan data, Pusdatin menjadi pusat rujukan informasi kepramukaan, mulai dari jumlah peserta didik, pelatih, hingga pembina yang telah mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML). Ia menekankan pentingnya integrasi data agar seluruh program dapat direncanakan dan dievaluasi secara terukur.
Lebih lanjut, Nanang Permana juga menyoroti program unggulan Pramuka Ciamis di bidang pertanian dan lingkungan yang telah berjalan sejak 2020, seperti penanaman padi dan jagung di polibag serta penanaman pohon di kawasan sumber air. Program tersebut akan didokumentasikan dan dibukukan sebagai bagian dari penguatan identitas kepramukaan Ciamis.
“Pramuka harus berpikir untuk Indonesia. Inilah bentuk nasionalisasi pemikiran yang kami mulai dari Ciamis,” ujarnya.
BACA JUGA: LPK Asra dan Ponpes Raudhatul Irfan Teken MoU Kerja Global
Nanang berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan Gerakan Pramuka tidak hanya diukur dari kuatnya struktur organisasi, tetapi dari konsistensi pengamalan nilai-nilai kepramukaan di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan. Dengan kepengurusan baru masa bakti 2025–2030, Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis optimistis terus berkontribusi mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (Eddy)
