Program Ketahanan Pangan Berikan Dampak Positif Bagi Petani
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Pemerintah Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah memberikan dampak positif bagi para petani milenial di daerah tersebut.
Pemerintah desa mengalokasikan anggaran ketahanan pangan untuk menyediakan benih cabai rawit kepada Kelompok Tani Mulyasari, yang anggotanya sebagian besar adalah pemuda.
Ketua Kelompok Tani Mulyasari, Pujiono, menyampaikan bahwa mereka sedang menunggu masa panen kedua dari pohon cabai rawit yang ditanam melalui program tersebut.
“Panen pertama dianggap cukup menjanjikan, dan mereka berharap hasil panen kedua akan lebih baik,” katanya.
Program ini sangat bermanfaat bagi para petani muda yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam permodalan. Dalam menjual hasil panen, kelompok tani ini memilih untuk menjualnya kepada tengkulak dan warung-warung di sekitar wilayah mereka karena belum ada fasilitas yang dapat menampung hasil panen mereka secara lebih luas.
Sebelumnya, kelompok tani ini juga menerima benih cabai merah besar, namun panen tidak memuaskan karena berbagai kendala seperti cuaca dan hama.
“Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah desa akan menambah kuota pengadaan benih cabai rawit di tahun anggaran mendatang, mengingat kemudahan perawatan dan hasil panen yang memuaskan,” ujarnya.
BACA JUGA: DPP PAN Terbitkan Formulir B1KWK untuk Pasangan Citra-Ino
Kepala Desa Purwasari, Dede Kuswanto, menyatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan permintaan tersebut jika hasil panen cabai rawit terbukti maksimal.
Dede juga mengakui bahwa para anggota Kelompok Tani Mulyasari bekerja secara otodidak tanpa pembekalan materi formal, dan ia merasa bangga melihat semangat anak muda yang masih tertarik dalam bidang pertanian. (Rizky, Revan/infopriangan.com)
