Puluhan Peralatan Belajar SMPN 3 Banjarsari Raib
infopriangan, com, BERITA CIAMIS. SMPN 3 Banjarsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, menjadi sasaran kawanan pencuri. Puluhan peralatan elektronik yang digunakan sebagai fasilitas belajar siswa hilang. Kerugian ditaksir mencapai Rp185 juta.
Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Minggu (9/3/2025) sore, saat sejumlah siswa datang ke sekolah untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Mereka terkejut melihat beberapa pintu ruangan terbuka, seolah telah dijebol seseorang. Para siswa segera melaporkan kejadian tersebut kepada penjaga sekolah.
Asep Ahmad, penjaga sekolah, mengaku kaget saat menerima laporan dari siswa. Ia segera menuju sekolah untuk memastikan kondisi bangunan dan fasilitas di dalamnya.
“Saat saya cek, ternyata benar, banyak barang elektronik yang digunakan untuk pembelajaran sudah tidak ada,” ungkapnya. Senin, (10/3/2025).
Menurut Asep, pencuri diduga lebih dari satu orang. Mereka masuk ke dalam sekolah dengan menjebol beberapa pintu ruangan, termasuk ruang Tata Usaha dan gudang sekolah. Asep menduga para pelaku masuk melalui pintu utama sekolah yang mungkin tidak terkunci dengan baik.
Setelah melihat kondisi sekolah yang porak-poranda, Asep segera menghubungi kepala sekolah dan para guru untuk melaporkan kejadian ini.
Dari hasil pemeriksaan, sejumlah barang elektronik yang hilang meliputi 17 unit komputer, satu komputer layar sentuh, tiga proyektor, satu alat praktik organ, serta satu unit laptop. Selain itu, laci di ruang Tata Usaha juga dirusak oleh pelaku, kemungkinan untuk mencari barang berharga lainnya.
“Kalau ditotal, kerugian sekolah mencapai Rp185 juta,” ujar Asep.
Ia menambahkan bahwa aksi pencurian ini sangat merugikan sekolah, terutama para siswa yang sangat bergantung pada peralatan tersebut untuk kegiatan belajar.
Menanggapi insiden ini, pihak sekolah langsung melaporkan kejadian ke kepolisian setempat. Asep berharap kasus ini segera ditindaklanjuti agar para pelaku bisa ditangkap dan aset sekolah dapat ditemukan kembali.
“Saat ini, pihak sekolah sedang mengamankan fasilitas yang tersisa karena ada kekhawatiran pelaku kembali untuk mencuri barang lain,” katanya.
Sementara itu, aparat kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Petugas mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi di sekolah.
Kejadian pencurian di sekolah bukan kali pertama terjadi di Ciamis. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah sekolah juga mengalami kasus serupa. Umumnya, pelaku menyasar peralatan elektronik seperti komputer dan proyektor yang mudah dijual kembali.
BACA JUGA: Korban Banjir Tak Perlu Cemas Kehilangan Sertipikat
Para pengelola sekolah diharapkan meningkatkan sistem keamanan dengan memasang CCTV atau memperketat penjagaan, terutama pada malam hari dan akhir pekan. Selain itu, koordinasi dengan aparat kepolisian juga perlu ditingkatkan agar tindak kriminal seperti ini bisa dicegah.
Kasus pencurian di SMPN 3 Banjarsari menjadi pengingat bahwa keamanan sekolah harus menjadi perhatian bersama. Jika tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terus berulang di sekolah-sekolah lain. (Rizky, Revan/infopriangan.com)
