Purwajaya Bangun Koperasi Usai Pembongkaran Pasar
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Desa Purwajaya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, mulai memasuki tahap baru setelah pembongkaran Pasar Panineungan pada Senin, 1 Desember. Lahan bekas pasar tersebut akan digunakan untuk pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebuah proyek yang disebut pemerintah desa sebagai langkah strategis meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.
Kepala Desa Purwajaya, Sanen, mengatakan bahwa pembangunan gedung KDMP bukan hanya proyek fisik, melainkan bagian dari upaya menyusun ulang arah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Pembangunan Pasar KDMP dalam prosesnya akan memberdayakan masyarakat setempat,” tegas Sanen.
Dalam penjelasannya, Sanen juga menyebut bahwa koperasi akan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan konsep yang lebih terstruktur.
Ia menjelaskan bahwa desa memerlukan wadah usaha yang transparan, tertib, dan memiliki tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Transparansi kami utamakan. Setiap masyarakat berhak mengawasi prosesnya,” ujarnya.
Pemerintah desa, menurutnya, tidak ingin pembangunan ini menimbulkan pertanyaan publik, sehingga seluruh tahapan akan dibuka secara jelas.
Salah satu isu yang menjadi sorotan warga adalah nasib para pedagang yang kiosnya ikut dibongkar. Menjawab hal itu, Senen menyampaikan bahwa mereka tidak akan diabaikan.
“Kami akan memprioritaskan pedagang yang dibongkar kiosnya. Mereka tetap harus mendapatkan tempat usaha yang layak,” katanya.
Penegasan tersebut menjadi bentuk jaminan bahwa pembangunan ini tidak meminggirkan komunitas pedagang yang sudah lama menggantungkan hidup di area pasar tersebut.
Lebih jauh, Senen mengingatkan bahwa pembangunan gedung KDMP tidak dapat berdiri tanpa kerja sama lintas unsur. Ia mengatakan bahwa dukungan pemerintah desa, Muspika, tokoh masyarakat, serta warga sangat menentukan kelancaran proses di lapangan.
“Tentunya pembangunan gedung KDMP tidak terlepas dari dukungan semua unsur baik pemerintah, aparat desa, maupun masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Sanen berharap suasana kondusif yang terjaga saat pembongkaran dapat terus berlanjut selama proses pembangunan.
Secara kritis, rencana pembangunan koperasi ini membawa tantangan tersendiri. Kebutuhan akan transparansi, efektivitas pemberdayaan, dan konsistensi pengawasan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan proyek.
Beberapa warga bahkan mempertanyakan apakah koperasi dapat dikelola secara profesional dan benar-benar memberi ruang ekonomi baru bagi masyarakat. Pemerintah desa, dalam pernyataannya, memastikan bahwa sistem pengawasan terbuka dan partisipasi publik akan menjadi prinsip utama.
Senen mengatakan dirinya optimistis bahwa gedung KDMP akan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu menggerakkan potensi desa.
BACA JUGA: Pembongkaran Pasar Panineungan Berjalan Lancar dan Tertib
“Semoga pembangunan gedung KDMP berjalan lancar sesuai apa yang kita harapkan bersama,” harapnya. Sabtu (29/11/2025).
Dengan dimulainya tahap pembangunan setelah pembongkaran pasar, masyarakat kini menaruh perhatian besar pada janji-janji pemerintah desa.
Keberhasilan proyek ini akan menjadi penentu apakah pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat atau hanya menjadi proyek tanpa manfaat jangka panjang. Desa Purwajaya kini berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa pembangunan yang inklusif, transparan, dan melibatkan warga dapat diwujudkan secara nyata. (Revan, Rizky)
