Berita Ciamis

Rabat Beton Panineungan Didanai Bantuan Provinsi 2025

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Desa Purwajaya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, mulai merealisasikan pembangunan rabat beton menuju jembatan gantung Panineungan yang menjadi jalur penghubung vital bagi warga Dusun Panineungan dan Dusun Pancalan. Pembangunan ini dibiayai melalui Bantuan Provinsi (Banprov) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2025 dengan nilai sebesar Rp98 juta.

Kepala Desa Purwajaya, Sanen, menyampaikan bahwa pembangunan rabat beton tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam meningkatkan akses infrastruktur masyarakat. Ia menuturkan, kondisi jalan sebelumnya cukup memperihatinkan, terutama saat musim hujan tiba.

“Jalan ini dulu masih berupa tanah, kalau hujan jadi becek dan licin, sering menyulitkan warga yang hendak ke sawah atau ke sekolah,” ujar Sanen saat ditemui di lokasi kegiatan. Kamis, (13/11/2025).

Menurutnya, jalan tersebut memiliki peranan penting karena menghubungkan dua dusun sekaligus menjadi akses menuju jembatan gantung Panineungan yang sering dilalui warga setiap hari. Dengan adanya pembangunan rabat beton, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan aktivitas ekonomi masyarakat meningkat.

“Kami berharap dengan diperbaikinya jalan ini, warga bisa lebih mudah beraktivitas dan hasil pertanian dapat terdistribusi lebih cepat ke pasar,” kata Sanen.

Dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah desa melibatkan masyarakat setempat. Tujuannya agar warga turut serta dalam proses pembangunan sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi langsung.

“Kami berdayakan warga lokal agar mereka merasa memiliki dan ikut menjaga hasil pembangunan ini,” tambahnya.

Ketua LPM Desa Purwajaya Idun Tatang (68), mengungkapkan rasa syukurnya atas proyek tersebut. Ia mengatakan bahwa selama ini jalan tanah menuju jembatan sangat menyulitkan, terutama bagi anak-anak yang pergi sekolah dan petani yang membawa hasil panen.

“Sekarang jalannya sudah bagus, motor bisa lewat tanpa takut tergelincir. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa dan provinsi,” ujarnya.

Selain memperlancar mobilitas warga, pembangunan rabat beton ini juga berdampak positif pada sektor pertanian dan perdagangan lokal. Banyak warga yang sebelumnya kesulitan mengangkut hasil bumi kini bisa melakukannya dengan lebih cepat dan aman.

“Kalau jalan bagus, harga hasil panen juga bisa lebih baik karena tidak lagi terlambat sampai pasar,” tutur salah seorang pedagang sayur, Kowangid.

Pemerintah Desa Purwajaya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas hasil pembangunan melalui kegiatan pemeliharaan rutin. Sanen menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA: Fredy dan Partners Tegaskan Komitmen Majukan Dunia Hukum

“Kami tidak ingin pembangunan hanya sebatas proyek sesaat. Yang kami inginkan adalah manfaat jangka panjang bagi warga,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan dana bantuan keuangan provinsi dilakukan secara transparan dan akuntabel. Semua proses pembangunan dilaksanakan berdasarkan musyawarah desa dan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas masyarakat.

Pembangunan rabat beton menuju jembatan gantung Panineungan Pancalan menjadi bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Desa Purwajaya dalam membangun desa dari pinggiran. Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Ciamis untuk terus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. (Dena A Kurnia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *