Rasa Katineung Dorong Inovasi Pangan, UMKM Desa Perlu Dukungan
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Rumah Produksi Rasa Katineung yang berlokasi di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, terus menunjukkan perkembangan positif dalam upaya penguatan usaha berbasis pangan lokal. Melalui berbagai inovasi produk olahan, rumah produksi ini perlahan membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa serta memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM setempat.
Ketua Rumah Produksi Rasa Katineung, Neni, menyampaikan bahwa kemajuan yang dicapai saat ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, yang telah memberikan bantuan sarana dan pendampingan usaha. Ia menilai bantuan tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran produk.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas produk olahan pangan,” ujar Neni. Rabu, (21/01/2026).
Lebih lanjut, Neni menjelaskan bahwa Rumah Produksi Rasa Katineung berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga mutu produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Ia mengatakan bahwa proses produksi saat ini sudah mengalami peningkatan, namun masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu segera diatasi agar usaha dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
“Kami terus berupaya melakukan inovasi dan perbaikan, baik dari sisi produk maupun proses produksi, agar usaha ini dapat berkembang dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Neni juga mengungkapkan bahwa seiring meningkatnya permintaan pasar, kapasitas produksi yang ada saat ini mulai terasa terbatas. Menurutnya, keterbatasan peralatan produksi menjadi tantangan serius yang harus segera dicarikan solusi, terutama untuk menjaga efisiensi kerja dan konsistensi kualitas produk.
“Permintaan produk terus meningkat, namun kemampuan produksi kami masih terbatas karena peralatan yang belum memadai,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Neni menyebutkan bahwa Rumah Produksi Rasa Katineung masih membutuhkan dua alat produksi tambahan, yakni freezer (prizer) berukuran besar dan mesin spinner dengan kecepatan tinggi. Kedua alat tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung proses pengolahan, penyimpanan bahan, serta menjaga kualitas produk sebelum dipasarkan.
“Kami sangat membutuhkan freezer besar untuk penyimpanan bahan dan produk, serta spinner berkecepatan tinggi agar proses produksi bisa lebih cepat, higienis, dan efisien,” tegas Neni.
BACA JUGA: Pemkab Ciamis Gelar Pembinaan Desa 2026 Banjarsari
Neni menambahkan bahwa ketersediaan peralatan tersebut bukan hanya berdampak pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga akan memperkuat daya saing produk lokal Ciamis di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Menurutnya, dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait sangat dibutuhkan agar UMKM desa dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami berharap ada perhatian dan dukungan lanjutan, karena dengan peralatan yang memadai, kami yakin Rumah Produksi Rasa Katineung bisa berkembang lebih jauh dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (Satrio)
