Berita Ciamis

Revitalisasi SMPN 6 Ciamis Gunakan Dana Rp1,3 Miliar

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pihak SMP Negeri 6 Ciamis akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah yang bersumber dari anggaran pemerintah sebesar Rp1,3 miliar. Klarifikasi tersebut disampaikan oleh H. Dedi Kusmana, S.Pd., M.Pd., selaku seksi keamanan sekaligus panitia pelaksana kegiatan revitalisasi.

Dedi menjelaskan bahwa dana revitalisasi tersebut digunakan untuk membangun lima ruang kelas pembelajaran, satu ruang administrasi yang mencakup ruang guru dan kepala sekolah, serta dua unit toilet (WC) di bagian belakang sekolah.

“Jadi total ada lima ruangan yang direvitalisasi. Semua sesuai dengan Rencana Bangunan (RB) yang sudah ditetapkan,” katanya.

Dedi mengaku klarifikasi ini penting dilakukan untuk meluruskan beberapa informasi yang sempat menimbulkan kesalahpahaman setelah adanya pemberitaan dan pemantauan lapangan.

“Saya pribadi mohon maaf jika ada jawaban dari pihak sekolah yang belum tepat saat pertama kali media datang. Waktu itu kepala sekolah dan panitia belum sempat memberikan keterangan resmi,” ujarnya.

Terkait kualitas bahan bangunan, Dedi menegaskan bahwa semua material digunakan sesuai spesifikasi yang tercantum dalam dokumen teknis.

“Kayu yang kami gunakan merupakan kayu kelas dua, bukan kayu muda seperti yang disampaikan dalam pemberitaan. Memang warnanya terlihat berbeda karena ada yang merah dan putih, tapi secara kualitas sama dan sudah sesuai standar,” jelasnya.

Dedi juga menepis anggapan bahwa bahan bangunan yang digunakan di bawah standar. Menurutnya, pihak konsultan proyek sudah menegaskan bahwa semua material telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kami mengikuti arahan konsultan, mulai dari jenis kayu hingga besi yang digunakan. Untuk kusen dan jendela, semuanya dipasang dengan sekrup besi ukuran 8 dan 10, bukan besi campuran,” katanya menambahkan.

Dedi mengungkapkan bahwa bangunan lama SMPN 6 Ciamis dulunya merupakan bekas sekolah teknik, sehingga memiliki struktur dasar yang kuat.

“Kami tetap mempertahankan kualitas bangunan lama yang sudah terbukti kokoh. Revitalisasi ini justru dilakukan agar bangunan semakin layak dan aman digunakan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan proyek, terdapat sekitar 27 pekerja yang terlibat setiap harinya. Beberapa di antaranya sempat berpindah proyek, tetapi jumlah pekerja aktif tetap stabil di kisaran 25 hingga 27 orang.

“Progres pembangunan saat ini sudah masuk minggu keempat. Alhamdulillah, tidak ada kendala berarti di lapangan,” kata Dedi.

Dedi menambahkan bahwa semua tahapan pekerjaan diawasi oleh pihak konsultan serta pengawas lapangan dari instansi terkait.

“Kami selalu berkoordinasi untuk memastikan tidak ada penyimpangan teknis. Setiap material yang masuk, mulai dari semen hingga besi, kami data dengan baik,” jelasnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, aktivitas belajar mengajar di SMPN 6 Ciamis tetap berjalan dengan sistem pengalihan kelas.

“Sementara ini, kegiatan belajar dipindahkan ke ruang-ruang yang masih layak pakai agar tidak mengganggu proses pendidikan,” ujar Dedi.

Dedi juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian masyarakat dan media yang ikut memantau jalannya proyek.

BACA JUGA: Ciamis Ajak Warga Kelola Sampah Lewat Bank Sampah

“Kami anggap pengawasan publik itu hal positif. Saran dan masukan sangat kami hargai sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kualitas pembangunan,” tegasnya.

Di akhir penjelasan, Dedi berharap proyek revitalisasi ini dapat membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu pendidikan.

“Kami ingin memastikan bahwa dana pemerintah benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa dan kemajuan sekolah. Mudah-mudahan pekerjaan ini berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik,” tutupnya. (Gani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *