Berita Ciamis

Safari Dakwah UIN Jakarta Hadir di Ciamis Tahun 2025

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Program Safari Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatulah Jakarta kembali digelar untuk ke-28 kalinya. Tahun ini, kegiatan yang telah berlangsung sejak 1995 tersebut dilaksanakan di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana, Jojo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menjalankan salah satu poin Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

“Safari Dakwah tahun ini juga bertepatan dengan bulan Rajab, sehingga beberapa kegiatan dirancang untuk memperingati Isra Mikraj,” ujarnya.

Jojo menambahkan, ada tiga fokus utama dalam kegiatan tahun ini, yaitu keagamaan, pendidikan, dan sosial. Semua program dirancang agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta menjadi pengalaman belajar bagi para mahasiswa.

Dalam aspek keagamaan, mahasiswa mengadakan berbagai kegiatan, seperti pengajian, ceramah, dan peringatan Isra Mikraj di beberapa lokasi di Desa Bangunharja. Seorang mahasiswa menyampaikan,

“Kami ingin memperkuat nilai-nilai agama masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Warga desa menyambut kegiatan ini dengan antusias. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru dalam aktivitas keagamaan.

“Kami merasa senang, mereka membawa banyak ilmu yang bermanfaat bagi kami,” katanya.

Selain fokus pada keagamaan, mahasiswa juga memberikan perhatian pada aspek pendidikan. Mereka mengadakan program belajar bersama di beberapa sekolah, seperti SDN 1 Bangunharja, SMPN 3 Cisaga, dan MTsN 16 Ciamis.

“Kami di sini bukan untuk mengajar, tapi untuk belajar bersama. Pendekatan yang kami gunakan adalah metode interaktif agar siswa lebih mudah memahami materi,” jelas seorang mahasiswa. Guru-guru di sekolah tersebut mengaku senang dengan program ini karena membantu meningkatkan semangat belajar siswa.

Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa ia merasa senang karena pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

“Kakak-kakaknya sabar dan cara mengajarnya mudah dimengerti,” tuturnya.

Kegiatan sosial menjadi salah satu bagian penting dari Safari Dakwah. Melalui program Anjangsana, mahasiswa berkunjung langsung ke rumah-rumah warga untuk memahami kehidupan mereka.

“Kami mendatangi warga untuk belajar tentang pekerjaan mereka dan kebiasaan unik di sini,” ucap seorang mahasiswa.

Beberapa warga bahkan menganggap mahasiswa seperti keluarga sendiri. “Mereka ramah, dan kehadiran mereka membuat suasana desa menjadi lebih hidup,” ujar salah seorang warga.

Selain itu, mahasiswa melaksanakan pelatihan transformasi digital untuk pelaku UMKM di desa.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, mengatakan bahwa program ini sangat membantu pelaku usaha kecil untuk bersaing di era modern. “Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang pemasaran digital,” ujarnya.

Mahasiswa juga bekerja sama dengan PMI Kabupaten Ciamis untuk mengadakan cek kesehatan gratis dan donor darah. Warga desa mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang jarang mendapatkan layanan kesehatan.

Tak hanya itu, mahasiswa turut mempromosikan potensi lokal desa, seperti budidaya ikan nila dan gurame. Salah seorang mahasiswa menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen peternak ikan di desa.

Sejak hari pertama kedatangan mahasiswa pada 7 Januari, program ini mendapat sambutan positif dari warga. Kepala Desa Bangunharja berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya sangat besar.

“Program ini tidak hanya membantu masyarakat, tapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Bagi mahasiswa, Safari Dakwah memberikan pelajaran berharga. “Kami belajar banyak dari masyarakat, mulai dari kearifan lokal hingga cara menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar salah seorang peserta.

BACA JUGA: Rapat Paripurna DPRD Umumkan Pasangan Terpilih

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini mengajarkan pentingnya kerja sama dan empati.

Safari Dakwah ke-28 menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang belajar bersama. Para mahasiswa berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata kami sebagai generasi penerus bangsa,” tutup salah satu peserta. (Gany/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *