Berita Ciamis

Santri Berperan Besar dalam Kepemimpinan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pondok Pesantren Darussalam Ciamis menjadi saksi sebuah pernyataan penting Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa santri memiliki peran besar dalam kepemimpinan nasional dan bisa bersaing di berbagai bidang, termasuk pemerintahan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dr. H. Bahlil Lahadalia, pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH. Dr. Fadil Yani, serta beberapa pejabat tinggi dari Partai Golkar. Kehadiran para pemimpin ini menjadi bukti bahwa pesantren memiliki daya tarik kuat dalam dunia pendidikan dan kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si. DPP Partai Golkar menyampaikan rasa bangga bisa hadir di lingkungan pesantren yang dikenal sebagai pusat pendidikan Islam yang modern dan inklusif. Ia juga menekankan bahwa banyak pemimpin nasional yang lahir dari lingkungan pesantren, termasuk dirinya.

“Saya sendiri berasal dari kalangan santri. Dalam sejarah Indonesia, baru pertama kali seorang santri menjadi gubernur. Ini membuktikan bahwa santri bisa berkiprah di mana saja, termasuk dalam pemerintahan,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Lebih lanjut, ia menyoroti kepemimpinan di Pondok Pesantren Darussalam yang dipimpin oleh para ulama sekaligus cendekiawan muslim. Salah satunya adalah Prof. Dr. Fadil Munawar, yang juga mengajar di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

“Dari pesantrennya saja sudah terlihat bahwa tempat ini menghasilkan cendekiawan muslim yang moderat dan berpikiran maju. Santri sekarang tidak hanya belajar kitab kuning, tetapi juga ilmu pengetahuan yang luas,” tambahnya.

Selain gubernur, Menteri ESDM Dr. H. Bahlil Lahadalia juga turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran pesantren dalam membentuk karakter pemimpin bangsa.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat dan sejumlah tokoh dari Partai Golkar. Ketua Umum DPP Partai Golkar beserta jajaran turut hadir, menunjukkan dukungan besar terhadap pesantren dan santri.

“Ketua umum datang dengan tim lengkap. Ini keuntungan besar karena tokoh-tokoh yang hadir di sini merupakan orang-orang hebat dalam pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran,” ujar Ace.

Salah satu tokoh yang disebutkan adalah Adies Kadir, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPR RI. Hadir pula Dr. Wihaji, yang menjabat sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Selain itu, seorang tokoh perempuan dari Golkar dipercaya menjadi Menteri Komunikasi dan Digital.

Menurut Ace Hasan Syadzily, kehadiran para tokoh ini menjadi inspirasi bagi santri. Ia menilai bahwa santri memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin di berbagai bidang.

“Kehadiran mereka di sini menjadi motivasi bagi para santri bahwa masa depan mereka terbuka luas. Tidak ada batasan bagi santri untuk berkiprah di pemerintahan atau bidang lain,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa santri harus percaya diri dalam berkompetisi di berbagai bidang, baik di pemerintahan, akademisi, maupun sektor profesional lainnya.

“Dulu orang mengira santri hanya belajar kitab kuning dan mengaji. Sekarang, santri bisa jadi gubernur, menteri, bahkan pemimpin nasional,” tegasnya.

Menurutnya, pendidikan di pesantren kini semakin maju. Selain ilmu agama, santri juga dibekali dengan wawasan kebangsaan, teknologi, dan kepemimpinan. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan bangsa.

Pesantren, lanjutnya, telah membuktikan bahwa mereka tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan kepemimpinan. Santri tidak lagi dipandang sebagai kelompok yang hanya berkutat dengan kajian keislaman, melainkan sebagai calon pemimpin yang memiliki visi dan misi besar untuk bangsa.

BACA JUGA: Bendera di Terminal Banjar Dinilai Tidak Proporsional

Di akhir sambutannya, Ace Hasan Syadzily mengajak seluruh santri untuk terus mengembangkan diri dan berani mengambil peran lebih besar dalam membangun negeri.

“Santri harus berani bermimpi besar. Jangan takut bersaing, karena pesantren telah membuktikan bahwa kita bisa melahirkan pemimpin-pemimpin hebat,” pungkasnya.

Acara di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa santri adalah bagian dari kemajuan Indonesia. Dengan dukungan berbagai pihak, santri diharapkan terus berkembang dan mengambil peran lebih besar dalam kepemimpinan masa depan. (Gany/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *